Banyuwangi, 18 September 2025 – Kopka Zarkoni, Babinsa Desa Bayu Koramil 0825/20 Songgon, mendampingi kegiatan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Dapur SPPG Bayu Songgon. Kegiatan berlangsung di Dusun Sambungrejo, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Program ini berhasil menjangkau 26 sekolah dengan total 2.805 siswa penerima manfaat. Kehadiran Babinsa tidak hanya untuk pengawalan keamanan, tetapi juga memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Menu yang disajikan meliputi:
- Nasi putih
- Beef slice lada hitam
- Tempe mendoan
- Mix vegetables
- Buah semangka
Distribusi dilakukan dalam tiga gelombang menggunakan dua kendaraan. Gelombang pertama pukul 07.00 WIB menjangkau 13 sekolah dengan 871 porsi, gelombang kedua 11 sekolah dengan 1.161 porsi, dan gelombang ketiga pukul 09.30 WIB khusus untuk MTS Islamiyah Songgon dan SMPN 1 Songgon sebanyak 773 porsi.
Danramil 0825/20 Songgon, Kapten Inf Totok Yuliyanto, mengapresiasi kegiatan ini. “Kehadiran Babinsa dalam program MBG ini menunjukkan komitmen TNI mendukung peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Ini adalah peran nyata TNI yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan tugas Babinsa dalam pembinaan teritorial. “Dengan pendampingan ini, program bisa berjalan sesuai sasaran dan memberi dampak optimal bagi generasi penerus bangsa. Kolaborasi seperti ini harus terus dikembangkan,” imbuhnya.
Kepala SPPG, Sayifudin, S.P., bersama Yayasan Rizquna Sambungrejo Songgon sebagai pelaksana, menyampaikan terima kasih atas dukungan Babinsa sehingga distribusi berjalan aman dan tertib.
Program MBG mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai PAUD, TK, SD, hingga SMP. MIN 2 Banyuwangi tercatat sebagai penerima manfaat terbesar dengan 319 siswa, disusul SMPN 1 Songgon dengan 708 siswa.
Kegiatan distribusi hari ini berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala. Hal ini membuktikan bahwa sinergi produktif antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu memberi manfaat nyata bagi generasi muda.
(Red)
















