Banyuwangi – Pemanfaatan lahan desa untuk sektor pertanian produktif terus diperkuat Polresta Banyuwangi. Salah satunya melalui kegiatan panen jagung yang dilaksanakan serentak pada Kuartal I Tahun 2025 di wilayah Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (8/1/2026).
Panen dilakukan di atas lahan seluas 14 hektare milik Desa Genteng Wetan yang berada di Dusun Resomulyo. Lahan tersebut ditanami jagung varietas BISI-18 dan diperkirakan menghasilkan sekitar 126 ton jagung pipil kering dengan kadar air ±25 persen.
Pengelolaan tanaman jagung dilakukan oleh Kelompok Tani Maju Jaya yang diketuai Sugeng Suprayitno, dengan pendampingan lintas sektor sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Kabag SDM Polresta Banyuwangi Kompol Ali Masduki, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif pada penguatan sektor pangan.
Menurutnya, keterlibatan Polri mencakup pemetaan lahan, pengawalan proses tanam, hingga pendataan hasil produksi. Di wilayah hukum Polresta Banyuwangi, target penanaman jagung tahun 2025 telah terealisasi sepenuhnya.
Selain itu, Polresta Banyuwangi terus menjalin sinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Pertanian, BPS, dan Bulog guna memastikan data produksi akurat serta hasil panen petani dapat terserap dengan baik.
Kompol Ali Masduki menambahkan, hasil evaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan tahun 2025 akan menjadi dasar perbaikan kebijakan di tahun berikutnya, termasuk upaya mendorong adanya kepastian harga jagung agar petani memperoleh keuntungan yang layak.
Kegiatan panen ini juga terhubung secara nasional melalui konferensi daring yang dipimpin Kapolri sebagai bagian dari pengawasan dan penguatan komitmen institusi Polri dalam mendukung program strategis pemerintah.
Dengan kolaborasi berkelanjutan antara aparat, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Red)
















