BANYUWANGI — Komitmen TNI dalam mengawal pembangunan nasional berbasis desa kembali ditegaskan melalui kegiatan peninjauan Kawasan Dukungan Ketahanan Masyarakat Produktif (KDKMP) di Desa Sukonatar, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. mendampingi Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso, S.Hub.Int., M.M. untuk melihat secara langsung progres pelaksanaan program serta dampak riil yang dirasakan masyarakat desa.
Peninjauan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari evaluasi strategis terhadap efektivitas program pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi rakyat di tingkat desa.
Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Rahmad Cahyo Dinarso menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan program prioritas nasional yang digagas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dengan target ambisius pembentukan 80.000 koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
“KDKMP dirancang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Koperasi ini tidak hanya melayani kebutuhan sembako dan simpan pinjam, tetapi juga berperan sebagai offtaker hasil pertanian dan perikanan, sehingga desa memiliki posisi tawar yang kuat dan mandiri secara ekonomi,” tegas Kasrem.
Sementara itu, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya menekankan bahwa pendampingan, pengawasan, dan pembinaan teritorial merupakan bagian integral dari tugas TNI dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.
“KDKMP Desa Sukonatar memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat aktivitas produktif masyarakat. Jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan, koperasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tingkat lokal,” ujarnya.
Menurut Dandim, ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat desa sebagai fondasi utama bangsa.
Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam percepatan pembangunan nasional. Diharapkan, KDKMP Sukonatar dapat menjadi model pemberdayaan desa yang efektif, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh konkret bagaimana ketahanan nasional dapat dibangun dari desa untuk Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat.
(Red)
















