BANYUWANGI — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah kembali diwujudkan secara konkret melalui kegiatan Karya Bakti Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan yang berada di bawah komando Kodim 0825/Banyuwangi ini melibatkan personel gabungan dari 20 Koramil dan 4 Posramil, yang bersinergi langsung dengan masyarakat setempat. Sejak pagi hari, prajurit TNI bersama warga tampak bekerja tanpa sekat, mengerjakan pembangunan jembatan mulai dari penggalian pondasi, pemasangan bekisting, hingga penataan material konstruksi di lokasi yang berada di kawasan terbuka dan dikelilingi vegetasi alami.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih memiliki nilai strategis karena akan menjadi penghubung vital antara Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, dan Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo. Selama ini, keterbatasan akses memaksa masyarakat dari kedua desa menempuh jalur memutar yang lebih jauh, sehingga menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial.
Koordinator lapangan dari Kodim 0825/Banyuwangi menegaskan bahwa karya bakti tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Menurutnya, keterlibatan langsung prajurit di tengah masyarakat merupakan implementasi dari peran TNI sebagai garda terdepan dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini. Dengan kebersamaan, pembangunan jembatan dapat berjalan lebih efektif sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal. Selain itu, akses yang lebih singkat dan aman diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di kedua wilayah desa.
Karya bakti tersebut menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan daerah, sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara aparat negara dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun Indonesia dari desa.
(Redaksi)
















