• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home NASIONAL

Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani: “Gandrung Sewu Adalah Cerminan Jiwa Banyuwangi yang Tidak Pernah Menyerah”

Nur Kholis by Nur Kholis
Oktober 25, 2025
in NASIONAL, NEWS, TRENDING
0
Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani: “Gandrung Sewu Adalah Cerminan Jiwa Banyuwangi yang Tidak Pernah Menyerah”

BANYUWANGI — Di tengah langit senja yang memantulkan warna merah selendang di tepi Pantai Boom Marina, ribuan penari Gandrung tampil memukau dalam perhelatan Gandrung Sewu 2025 bertema “Selendang Sang Gandrung”.
Acara budaya akbar yang menjadi ikon Banyuwangi Festival 2025 ini dihadiri langsung oleh Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP., yang menyampaikan pesan penuh makna kepada masyarakat, seniman, budayawan, dan generasi muda Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Bupati Ipuk menyampaikan rasa haru dan bangganya atas semangat luar biasa ribuan penari, para seniman, dan seluruh masyarakat Banyuwangi yang berpartisipasi dalam acara tahunan ini.

“Bersamaan selama ini, seniman dan budayawan, pemerintah daerah juga masyarakat semuanya, dan yang mendukung perubahan keinginan kami. Dan terutama bagi anak-anak kami, para pemangku seniman dan budayawan — inilah buah dari hasil kerja bersama pemerintah dan seluruh warga Banyuwangi,” tutur Bupati Ipuk dengan penuh kehangatan.


Baca Juga  Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Outing Class TK Pertiwi 14, Tanamkan Wawasan Kebangsaan Sejak Dini

Selendang Sang Gandrung: Simbol Warisan dan Perjuangan

Tahun ini, Gandrung Sewu mengangkat tema “Selendang Sang Gandrung”, yang bermakna mendalam tentang keterikatan, semangat, dan identitas budaya Banyuwangi.
Selendang bukan sekadar atribut tari, melainkan simbol kasih sayang, keteguhan, dan kehormatan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Mudah-mudahan ini tidak berhenti di sini. Tahun depan harus lebih baik lagi. Kalau tahun depan masih ada Gandrung Sewu, semoga dampaknya semakin luas, bukan hanya bagi pelaku seni, tapi juga bagi anak-anak kita di kampung — mereka lah agen budaya yang akan meneruskan semangat ini,” ujar Bupati Ipuk di hadapan ribuan penonton.

Bupati Ipuk juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian budaya daerah. Melalui kegiatan seperti Gandrung Sewu, nilai-nilai lokal bisa tertanam sejak dini — menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah kelahiran sekaligus memperkuat identitas Banyuwangi di mata dunia.


Baca Juga  Operasi Ketupat Semeru 2025: Polresta Banyuwangi Gelar Tes Urine bagi Pengemudi Bus

Apresiasi untuk Para Seniman, Budayawan, dan Media

Dalam suasana penuh semangat dan kehangatan, Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“Terima kasih teman-teman media, jangan lupa juga menyampaikan berita ini kepada masyarakat di seluruh dunia. Peran media sangat penting untuk mengenalkan Gandrung Sewu dan budaya Banyuwangi agar semakin dikenal luas,” ucapnya.

“Saya tidak bisa membalas apa yang dilakukan oleh anak-anak kami, para penari dan seniman Banyuwangi. Mereka luar biasa — dengan cuaca yang tidak menentu, mereka tetap bertahan, tetap menari dengan sepenuh hati. Inilah semangat Banyuwangi yang sesungguhnya: tidak menyerah dan terus berjuang,” lanjutnya dengan nada penuh bangga.


Baca Juga  Dandim 0825 Banyuwangi Tinjau Progres Sumur Bor TMMD di Siliragung

Semangat yang Tak Pernah Padam

Meski cuaca sempat berubah-ubah di lokasi acara, ribuan penari Gandrung tetap menari dengan disiplin dan anggun. Bagi Bupati Ipuk, keteguhan dan kegigihan itu mencerminkan filosofi Gandrung itu sendiri — yaitu rasa cinta yang tulus, pantang menyerah, dan penuh dedikasi.

“Mudah-mudahan mereka tidak menyerah, mereka terus berjuang, karena dari semangat mereka, kita belajar arti ketulusan dan cinta pada budaya,” tambah Bupati Ipuk dengan mata berkaca-kaca.


Baca Juga  Haru Membuncah di Farewell Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra Diantar Doa dan Air Mata Menuju Pengabdian Baru di Papua

Gandrung Sewu 2025: Panggung Budaya Kelas Dunia

Acara Gandrung Sewu 2025 yang berlangsung dari 23–25 Oktober 2025 ini menjadi momentum besar bagi Banyuwangi untuk menunjukkan bahwa seni dan budaya bukan sekadar hiburan, melainkan identitas dan kebanggaan kolektif.
Dengan melibatkan lebih dari 1.000 penari Gandrung, puluhan kelompok seni, dan ribuan pengunjung dari berbagai daerah, festival ini berhasil menghidupkan kembali denyut budaya lokal yang berpadu dengan semangat pariwisata kreatif.

“Gandrung Sewu bukan hanya milik Banyuwangi, tapi milik Indonesia. Inilah wujud dari gotong royong budaya yang menginspirasi. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah berperan serta. Sukses untuk kita semua,” tutup Bupati Ipuk Fiestiandani.


Baca Juga  Koramil 0825/15 Wongsorejo Dukung Konservasi Terumbu Karang di Pantai Grand Watudodol

Tentang Gandrung Sewu

Gandrung Sewu merupakan salah satu agenda unggulan dalam Banyuwangi Festival yang digelar setiap tahun sejak 2012.
Tarian kolosal ini menjadi simbol kecintaan masyarakat Banyuwangi terhadap seni tradisi Gandrung — tarian penghormatan dan ungkapan rasa syukur.
Kini, Gandrung Sewu tidak hanya menjadi ikon budaya lokal, tetapi juga warisan budaya takbenda yang diakui secara nasional, bahkan menarik perhatian wisatawan internasional.

(Red)

Post Views: 440
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Banyuwangi Festival 2025Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk FiestiandaniFestival Budaya BanyuwangiGandrung Sewu 2025Ipuk Fiestiandani Berita TerbaruPantai Boom Marina BanyuwangiSelendang Sang GandrungSeniman dan Budayawan BanyuwangiTari Gandrung BanyuwangiWarisan Budaya BanyuwangiWisata Budaya Jawa Timur
Previous Post

Dari Papua hingga Amerika, Penari Diaspora Merinding Ikuti Prosesi Meras Gandrung di Banyuwangi

Next Post

KAPOLRESTA BANYUWANGI KOMBESPOL RAMA SAMTAMA PUTRA PASTIKAN PENGAMANAN GANDRUNG SEWU 2025 BERJALAN AMAN DAN LANCAR

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
KAPOLRESTA BANYUWANGI KOMBESPOL RAMA SAMTAMA PUTRA PASTIKAN PENGAMANAN GANDRUNG SEWU 2025 BERJALAN AMAN DAN LANCAR

KAPOLRESTA BANYUWANGI KOMBESPOL RAMA SAMTAMA PUTRA PASTIKAN PENGAMANAN GANDRUNG SEWU 2025 BERJALAN AMAN DAN LANCAR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026

Recent News

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024