Banyuwangi – Personel Kodim 0825/Banyuwangi terus menggenjot pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Seneporejo dan Desa Sambirejo. Hingga Rabu (28/01/2026), progres pengerjaan fisik di lapangan menunjukkan hasil signifikan berkat kerja keras personel gabungan TNI bersama masyarakat.
Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang akan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam aktivitas sosial, pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian masyarakat.
Pada pengerjaan hari ini, Kodim 0825/Banyuwangi mengerahkan personel gabungan dari 24 Koramil dan Posramil di seluruh jajaran. Di bawah terik matahari, prajurit TNI bahu-membahu bersama warga melakukan perakitan besi tulangan, pemotongan material, serta penyiapan pondasi jembatan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi menegaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan agar manfaat jembatan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Jembatan Perintis Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol penghubung harapan warga. Kami mengerahkan personel gabungan dari seluruh Koramil agar pengerjaan berjalan sesuai target dengan kualitas yang kokoh dan aman,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan.
Antusiasme warga Desa Seneporejo dan Desa Sambirejo terlihat jelas. Keberadaan jembatan ini diyakini akan memangkas jarak tempuh antar desa secara signifikan, memperlancar distribusi hasil bumi, serta mendukung kelancaran aktivitas pendidikan anak-anak sekolah.
Dengan sinergi TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan rampung tepat waktu dan menjadi sarana strategis dalam meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.
(Red)
















