Tegalsari – Warga Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, dikejutkan oleh gumpalan asap tebal yang menyelimuti permukiman mereka pada Jumat (28/11/2025) pagi. Bukan musibah, bukan pula kebakaran—melainkan langkah sigap TNI melalui Babinsa Desa Tegalsari untuk menghalau ancaman serius: Demam Berdarah Dengue (DBD).
Dipimpin langsung oleh Babinsa Tegalsari, Serda Redi Agus Prasetyo, kegiatan fogging masif digelar sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi penyebaran DBD yang kerap melonjak di musim penghujan. Hadir mendampingi tim pelaksana, Serda Redi memastikan seluruh titik rawan—dari pekarangan, lorong permukiman, hingga area rumah warga—dijangkau tanpa terkecuali.
Fokus Fogging: Dusun Mojoroto Jadi Prioritas Zona Merah Potensial
Dusun Mojoroto dipilih menjadi fokus kegiatan karena kepadatan penduduk yang tinggi serta potensi ditemukannya sarang nyamuk Aedes aegypti, vektor utama penular virus dengue. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB agar asap lebih efektif bekerja dan tidak mengganggu aktivitas warga.
Asap insektisida disemprotkan ke dalam dan luar rumah, menciptakan “dinding asap” yang bertujuan membasmi nyamuk dewasa secara cepat. Upaya ini menjadi salah satu metode pengendalian yang sangat penting ketika potensi kasus DBD mulai meningkat.
TNI Hadir untuk Rakyat: Edukasi, Pendampingan, dan Aksi Lapangan
Tidak hanya mengawasi proses fogging, Serda Redi juga turun langsung memberikan edukasi singkat kepada warga. Ia menekankan bahwa fogging bukan solusi tunggal, melainkan hanya membunuh nyamuk dewasa.
“Kegiatan fogging ini hanya bersifat membasmi nyamuk dewasa. Kami imbau kepada seluruh warga, meskipun sudah dilakukan fogging, agar tetap rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus: menguras, menutup, mendaur ulang barang bekas, serta menabur bubuk abate,” tegas Serda Redi.
Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci utama memutus rantai penyebaran DBD, terutama dengan curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir.
Komitmen TNI dalam Mendukung Kesehatan Masyarakat
Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen TNI sebagai ujung tombak yang selalu hadir dalam berbagai persoalan masyarakat, termasuk isu kesehatan. Dengan pendampingan intensif Babinsa, masyarakat diharapkan lebih waspada dan terus menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas genangan air, tempat favorit nyamuk berkembang biak.
(Red)
















