• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Harjaba ke-254 Banyuwangi: Puputan Bayu Dihidupkan Kembali, Solidaritas Sosial Menguat

Nur Kholis by Nur Kholis
Desember 19, 2025
in DAERAH, NEWS, TRENDING
0
Harjaba ke-254 Banyuwangi: Puputan Bayu Dihidupkan Kembali, Solidaritas Sosial Menguat

BANYUWANGI — Kabupaten Banyuwangi memperingati Hari Jadi ke-254 pada Kamis (18/12/2025) dengan rangkaian kegiatan sarat makna sejarah, budaya, dan kepedulian sosial. Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum refleksi perjuangan leluhur sekaligus penguatan solidaritas masyarakat menghadapi tantangan masa depan.

Upacara peringatan digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, selaku inspektur upacara. Beragam elemen masyarakat turut hadir, mulai dari budayawan, seniman, pelajar, tokoh agama dan masyarakat, hingga pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online.

Peringatan Harjaba diawali dengan fragmen sendratari sejarah Banyuwangi yang mengangkat kisah heroik Perang Puputan Bayu. Pertunjukan tersebut dibawakan oleh puluhan siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi yang berhasil memukau peserta upacara meski hanya menjalani latihan singkat.

Perang Puputan Bayu merupakan simbol perlawanan rakyat Banyuwangi terhadap penjajahan VOC pada tahun 1771–1772. Pertempuran besar itu dipimpin oleh Mas Rempeg Jagapati, keturunan Prabu Tawang Alun, Raja Kerajaan Blambangan. Peristiwa puncaknya terjadi pada 18 Desember 1771 di Desa Bayu—kini wilayah Kecamatan Songgon—saat rakyat berjuang hingga titik darah penghabisan.

Dalam peristiwa bersejarah tersebut, pasukan VOC mengalami kerugian besar, bahkan komandan mereka, Sersan Mayor Van Schaar, tewas di medan laga. Namun, Mas Rempeg Jagapati juga gugur sebagai kusuma bangsa dalam pertempuran dahsyat yang menelan korban jiwa dalam jumlah besar.

Selain fragmen sejarah, ratusan siswa SMP dan SMA turut menampilkan tari kolosal khas Banyuwangi yang menggambarkan kekayaan budaya Osing. Penampilan tersebut menjadi simbol keberlanjutan nilai budaya dari generasi ke generasi.

Usai upacara, suasana kebersamaan semakin terasa saat Bupati Ipuk Fiestiandani menggelar sarapan bersama berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tukang becak, petugas kebersihan (pesapon), hingga pengemudi ojek online.

Baca Juga  Warga Binaan Lapas Banyuwangi Gelar Khataman Alquran Sambut Tahun Baru dan Malam Satu Rajab

“Harjaba menjadi pengingat bahwa Banyuwangi dibangun dengan semangat kebersamaan. Ke depan, kita harus terus bergandengan tangan dan berkolaborasi menghadapi masa depan,” ujar Ipuk.

Dalam peringatan Harjaba tahun ini, Pemkab Banyuwangi juga menginisiasi gerakan solidaritas sosial. Jika sebelumnya ucapan Harjaba identik dengan karangan bunga, kini masyarakat diimbau menggantinya dengan paket sembako untuk warga pra sejahtera dan korban bencana.

Hasilnya, lebih dari seribu paket sembako berhasil terkumpul sejak 13 Desember 2025 dan jumlah tersebut terus bertambah. Penggalangan bantuan masih dibuka hingga 19 Desember 2025.

Selain itu, ASN di lingkungan Pemkab Banyuwangi juga diajak berdonasi untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera. Ajakan tersebut mendapat respons positif dari para aparatur sipil negara.

Rangkaian peringatan Harjaba juga diisi dengan ziarah ke makam para mantan Bupati Banyuwangi bersama jajaran Forkopimda, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu.

Pada malam harinya, Pemkab Banyuwangi menggelar doa bersama dan sholawat bersama para tokoh agama. Doa dipanjatkan demi keselamatan, kemajuan Banyuwangi, serta kebaikan bagi Indonesia secara keseluruhan.

(Red)

Post Views: 315
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Harjaba ke-254 Banyuwangi: Puputan Bayu Dihidupkan KembaliSolidaritas Sosial Menguat
Previous Post

Pelajar Sekolah Rakyat Banyuwangi Hidupkan Spirit Puputan Bayu di Puncak Harjaba ke-254

Next Post

Kasdim 0825 Banyuwangi Pimpin Pemusnahan Miras Ilegal dan Knalpot Brong Jelang Nataru 2025/2026

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
Kasdim 0825 Banyuwangi Pimpin Pemusnahan Miras Ilegal dan Knalpot Brong Jelang Nataru 2025/2026

Kasdim 0825 Banyuwangi Pimpin Pemusnahan Miras Ilegal dan Knalpot Brong Jelang Nataru 2025/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024