• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Nur Kholis by Nur Kholis
April 22, 2026
in DAERAH, TRENDING
0
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Banyuwangi, Jawa Timur – Sorotan tajam kembali diarahkan pada tata kelola aset desa dan daerah di Kabupaten Banyuwangi. Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi, Sugiarto, secara terbuka mempertanyakan konsistensi, transparansi, serta legalitas pengelolaan aset yang dinilai berulang kali menimbulkan polemik dan berpotensi melanggar ketentuan hukum.

Dalam pernyataannya, Sugiarto menegaskan bahwa persoalan ini diduga bukan kasus tunggal, melainkan pola berulang yang menunjukkan lemahnya pengawasan serta potensi penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD).

“Lagi-lagi pengelolaan aset. Lagi-lagi tanah desa dimanfaatkan tanpa kejelasan tata kelola yang transparan. Setelah TKD Desa Tamansari tersandung kasus tambang ilegal hingga pengusahanya menjadi tersangka, kini hal serupa terjadi di Desa Dasri. Ini bukan kebetulan, ini pola,” tegasnya.

Baca Juga  Danramil 0825/06 Gambiran Sosialisasikan Program Sergap kepada Pengusaha Penggilingan Padi

Dari Tambang Ilegal Hingga Kandang Sapi: Dugaan Penyimpangan Berulang

Kasus yang sebelumnya mencuat di Desa Tamansari terkait penambangan ilegal di atas TKD menjadi preseden buruk. Alih-alih menjadi pelajaran, dugaan serupa justru kembali muncul di Desa Dasri, di mana tanah kas desa kembali dimanfaatkan sebagai lokasi tambang ilegal.

Kini, sorotan mengarah ke Desa Gambiran. Di wilayah ini ditemukan kandang sapi yang berdiri di atas TKD, namun dibangun oleh pemerintah daerah melalui Dinas terkait.

Menurut keterangan Kepala Bidang Peternakan, Rojak, lahan tersebut merupakan tanah kas desa, sementara pembangunan kandang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Fakta ini memunculkan pertanyaan mendasar:
Bagaimana status legalitas pemanfaatan aset desa oleh pemerintah daerah untuk kegiatan yang berpotensi menghasilkan keuntungan?

Baca Juga  TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Desa Kesilir

Demplot atau Bisnis Terselubung?

Program yang diklaim sebagai demplot (demonstration plot) penggemukan sapi sejatinya merupakan metode penyuluhan lapangan. Kegiatan ini bertujuan memberikan contoh teknik penggemukan yang efektif melalui:

Perbaikan sistem kandang

Penggunaan pakan berkualitas (hijauan dan konsentrat)

Penerapan probiotik dalam siklus pemeliharaan ±90 hari

Namun, dalam praktiknya, kegiatan ini dinilai tidak sekadar edukatif. Skala operasional dan sistem pengelolaannya mengindikasikan adanya aktivitas usaha yang berpotensi menghasilkan keuntungan ekonomi.

“Jika ini murni demplot, maka sifatnya edukatif dan terbatas. Tapi ketika sudah terkelola secara intensif dengan output ekonomi, maka itu masuk kategori usaha. Pertanyaannya, keuntungan itu masuk ke mana?” ujar Sugiarto dengan nada kritis.

Baca Juga  Program Makan Bergizi Gratis di Koramil 0825/08 Srono Berjalan Lancar, 1.534 Siswa Terima Manfaat

Ketiadaan Skema BUMD: Celah Tata Kelola?

Sugiarto juga membandingkan dengan sektor lain di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyoroti adanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada dinas-dinas tertentu sebagai instrumen legal pengelolaan usaha:

Dinas Pengairan memiliki unit usaha seperti Budam

Dinas Kesehatan memiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

Namun di sektor pertanian dan peternakan, belum terlihat adanya skema BUMD yang secara jelas menaungi kegiatan usaha serupa.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya celah tata kelola, di mana kegiatan usaha berjalan tanpa payung hukum yang kuat dan berpotensi mengaburkan aliran keuntungan.

Baca Juga  SPPG Singolatren Banyuwangi Diduga Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Aspek Legalitas hingga Keamanan Pangan Dipertanyakan

Desakan Audiensi Terbuka

Sebagai langkah konkret, Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi menyatakan akan segera mengajukan permohonan audiensi resmi kepada Dinas Pertanian. Audiensi ini diharapkan menjadi forum terbuka untuk mengurai persoalan secara transparan dan akuntabel.

Permohonan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Danang.

“Kami ingin duduk bersama secara terbuka. Ini bukan tuduhan, ini pertanyaan publik yang harus dijawab. Bagaimana Permendagri pengelolaan Aset Desa maupun Aset Daerah dijalankan oleh Pemda Banyuwangi ?? Siapa yang mengelola? Apa dasar hukumnya? Dan yang paling penting, siapa yang menikmati keuntungannya?” tegas Sugiarto.

Baca Juga  Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Haul Ke-13 KH. Achmad Musayyidi di Ponpes Mabadi'ul Ihsan

Seruan Transparansi dan Akuntabilitas

Kasus ini menjadi cermin penting bagi tata kelola aset desa dan daerah. Penggunaan TKD harus mengedepankan prinsip:

Legalitas yang jelas

Transparansi pengelolaan

Akuntabilitas keuangan

Keberpihakan pada kepentingan masyarakat desa

Tanpa itu, praktik pengelolaan aset berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, kerugian negara, hingga pelanggaran hukum.

Media Nasional Ganesha Abadi menilai bahwa polemik ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan aset desa di Banyuwangi. Pemerintah daerah dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga terbuka dalam menjelaskan setiap kebijakan yang menyangkut kepentingan publik.

Transparansi bukan sekadar tuntutan, melainkan kewajiban dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

(Redaksi – Media Nasional Ganesha Abadi)

Post Views: 315
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian
Previous Post

Tragis dan Mencoreng Kemanusiaan: Bayi Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Penuh Sampah di Banyuwangi, Diduga Korban Pembuangan Ilegal

Next Post

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026
Tragis dan Mencoreng Kemanusiaan: Bayi Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Penuh Sampah di Banyuwangi, Diduga Korban Pembuangan Ilegal

Tragis dan Mencoreng Kemanusiaan: Bayi Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Penuh Sampah di Banyuwangi, Diduga Korban Pembuangan Ilegal

April 21, 2026

Recent News

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026
Tragis dan Mencoreng Kemanusiaan: Bayi Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Penuh Sampah di Banyuwangi, Diduga Korban Pembuangan Ilegal

Tragis dan Mencoreng Kemanusiaan: Bayi Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Penuh Sampah di Banyuwangi, Diduga Korban Pembuangan Ilegal

April 21, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024