• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

Nur Kholis by Nur Kholis
Mei 11, 2026
in DAERAH, PERISTIWA, TRENDING
0
Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

BANYUWANGI – Eskalasi polemik dugaan ketidakadilan hukum dalam kasus penganiayaan terhadap warga bernama Suro terus meningkat. Kuasa hukum korban, Nanang Slamet, S.H., M.Kn. bersama Rozakki Muhtar, S.H., secara tegas mengecam rencana sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada pagi hari.

Menurut mereka, keputusan memproses perkara dengan skema tipiring merupakan bentuk nyata pengerdilan fakta hukum yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai akal sehat publik.

Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian GeramKorban sebagai Pelapor Justru Dipinggirkan

Kuasa hukum menegaskan bahwa dalam sistem hukum pidana, aparat penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan bertindak berdasarkan laporan korban. Namun, dalam perkara ini, posisi korban justru seolah dikesampingkan dan tidak dilibatkan secara proporsional.

“Kami sebagai pelapor meminta untuk diundang dan dilibatkan dalam sidang. Itu hak kami. Aparat bergerak atas dasar laporan kami, bukan sebaliknya,” tegas Nanang Slamet.

Ironisnya, permintaan untuk mengetahui hasil visum et repertum justru ditolak dengan alasan kerahasiaan hingga persidangan. Sikap ini dinilai janggal dan bertentangan dengan prinsip transparansi dalam penanganan perkara pidana.


Patah Tulang Dianggap Ringan: Logika Hukum Dipertanyakan

Fakta medis menunjukkan korban mengalami patah tulang, namun perkara tetap didorong ke jalur tipiring yang lazimnya hanya untuk pelanggaran ringan seperti tilang.

Kuasa hukum bahkan menyebut situasi ini sebagai “lucu tapi tragis”, karena logika hukum yang digunakan dianggap terbalik.

“Ini bukan sekadar luka ringan. Ini penganiayaan serius. Jika ini dipaksakan sebagai tipiring, maka patut diduga ada sesuatu yang tidak beres,” tegas Rozakki Muhtar.


Penolakan Bukti Medis Mandiri, Dugaan “Pasal Pesanan” Menguat

Tim hukum juga mengungkap bahwa hasil pemeriksaan medis mandiri berupa rontgen yang menunjukkan adanya patah tulang tidak diakomodasi dalam proses penyidikan. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap objektivitas penyidik.

Baca Juga  Rujak Soto dan Kue Bagiak Resmi Diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal Asli Banyuwangi

Lebih jauh, muncul dugaan adanya “pasal pesanan” yakni rekayasa penerapan pasal untuk meringankan pihak tertentu.

“Jika permohonan kami untuk menghadirkan saksi ahli dan menunda sidang tidak dikabulkan, maka patut diduga ada intervensi serius dalam perkara ini,” tambah tim kuasa hukum.


Sorotan terhadap Polresta Banyuwangi: Minim Respons, Kepercayaan Publik Tergerus

Kekecewaan juga diarahkan kepada pimpinan Polresta Banyuwangi yang dinilai tidak responsif terhadap komunikasi dari pihak korban. Bahkan, menurut kuasa hukum, ini bukan kali pertama masyarakat menyuarakan ketidakpuasan terhadap kinerja institusi tersebut.

Lebih dari 200 warga disebut telah menyatakan sikap protes, dan gelombang aksi lanjutan dipastikan akan terjadi dalam waktu dekat.


Permintaan Intervensi Pusat: Alarm untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Polda Jatim

Melihat situasi yang semakin memanas, kuasa hukum secara terbuka meminta perhatian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dan jajaran Polda Jawa Timur untuk melakukan supervisi langsung.

Langkah ini dianggap penting guna mencegah terjadinya preseden buruk dalam penegakan hukum di daerah.


Konflik Sosial Mengemuka: Dugaan Gangguan Lingkungan oleh Tempat Hiburan

Selain aspek hukum, persoalan ini juga menyentuh dimensi sosial. Sejumlah tokoh masyarakat menyoroti keberadaan tempat hiburan yang diduga dikelola oleh pihak asing, yang disebut sering menimbulkan gangguan lingkungan seperti kebisingan, aktivitas DJ, dan konsumsi minuman keras.

Ironisnya, ketika masyarakat lokal menggelar kegiatan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, justru berujung konflik hingga dugaan penganiayaan.


Ancaman Perlawanan Hukum dan Aksi Besar

Kuasa hukum menegaskan bahwa jika sidang tipiring tetap dipaksakan tanpa mempertimbangkan keberatan yang telah diajukan, maka pihaknya akan melakukan perlawanan hukum secara maksimal, termasuk memperluas gerakan massa.

“Hari ini Pak Suro, besok bisa siapa saja. Ini bukan hanya soal satu orang, ini soal keadilan untuk semua,” tegas mereka.


Penutup: Ketika Hukum Kehilangan Arah

Kasus ini menjadi cermin buram penegakan hukum yang berpotensi kehilangan arah. Ketika korban tidak mendapatkan ruang, bukti diabaikan, dan pasal dipermainkan, maka keadilan bukan lagi tujuan melainkan sekadar formalitas.

Baca Juga  Robaitulloh Salim Beri Motivasi Leadership di PKD GP Ansor Cluring

Media Nasional Ganesha Abadi menegaskan:
Hukum tidak boleh tunduk pada tekanan, apalagi dikendalikan oleh kepentingan. Jika keadilan dikaburkan, maka perlawanan adalah keniscayaan.


(Redaksi – Media Nasional Ganesha Abadi)
Slogan: “Tajam Mengungkap, Tegas Menyuarakan Keadilan”

Post Views: 369
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan MenguatPublik Kian Geram
Previous Post

Aksi Massa di Depan Polresta Banyuwangi: Dugaan Ketidakadilan Hukum Picu Kemarahan Publik, Kasus Penganiayaan Diproses Tipiring

Next Post

WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

Mei 12, 2026
WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

Mei 12, 2026
Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

Mei 11, 2026
Aksi Massa di Depan Polresta Banyuwangi: Dugaan Ketidakadilan Hukum Picu Kemarahan Publik, Kasus Penganiayaan Diproses Tipiring

Aksi Massa di Depan Polresta Banyuwangi: Dugaan Ketidakadilan Hukum Picu Kemarahan Publik, Kasus Penganiayaan Diproses Tipiring

Mei 11, 2026

Recent News

PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

Mei 12, 2026
WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

Mei 12, 2026
Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

Kuasa Hukum Soroti Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Banyuwangi: Dugaan Pengaburan Kasus Penganiayaan Menguat, Publik Kian Geram

Mei 11, 2026
Aksi Massa di Depan Polresta Banyuwangi: Dugaan Ketidakadilan Hukum Picu Kemarahan Publik, Kasus Penganiayaan Diproses Tipiring

Aksi Massa di Depan Polresta Banyuwangi: Dugaan Ketidakadilan Hukum Picu Kemarahan Publik, Kasus Penganiayaan Diproses Tipiring

Mei 11, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

PLN DIMINTA TEGAS DAN TRANSPARAN, DUGAAN PEMANFAATAN TIANG LISTRIK UNTUK KABEL WIFI DI BANYUWANGI PICU SOROTAN PUBLIK

Mei 12, 2026
WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

Mei 12, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024