• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Sentra Bioetanol Nasional, Perkuat Transisi Energi dan Serapan Tebu Petani

Nur Kholis by Nur Kholis
Februari 7, 2026
in DAERAH, TRENDING
0
Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Sentra Bioetanol Nasional, Perkuat Transisi Energi dan Serapan Tebu Petani

BANYUWANGI — Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan posisinya sebagai daerah strategis nasional. Kali ini melalui pembangunan pabrik bioetanol berkapasitas 30 ribu kiloliter per tahun di kawasan Pabrik Gula (PG) Glenmore, yang diproyeksikan menjadi salah satu pemasok utama bahan bakar ramah lingkungan di Indonesia.

Pabrik bioetanol tersebut merupakan bagian dari agenda besar transisi energi nasional untuk memperkuat bauran energi, menekan ketergantungan impor BBM, sekaligus mendorong hilirisasi sektor perkebunan tebu berbasis ekonomi rakyat.

Proyek ini dikembangkan oleh PT Pertamina bersinergi dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di atas lahan seluas 10 hektare, serta masuk dalam fase pertama program hilirisasi yang dikelola Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, keberadaan pabrik bioetanol ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga langsung menyentuh kepentingan petani.

“Bioetanol adalah energi bersih yang ramah lingkungan. Pabrik ini akan menjadi kontribusi konkret Banyuwangi dalam mendukung pasokan energi bersih nasional,” ujar Ipuk, Sabtu (7/2/2026).

Menurutnya, pabrik bioetanol ini akan memaksimalkan penyerapan tebu petani, khususnya dari Banyuwangi dan wilayah sekitarnya.

“Selain untuk kebutuhan gula, tebu petani kini juga terserap sebagai bahan baku bioetanol. Ini memperkuat nilai tambah sektor pertanian dan menjamin kesinambungan ekonomi petani,” jelas Ipuk.

Pembangunan fisik pabrik dijadwalkan dimulai Juni 2026 dengan masa konstruksi sekitar 24 bulan, ditandai dengan groundbreaking yang telah dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026).

Dari sisi energi nasional, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, menyebut pabrik bioetanol Banyuwangi akan menjadi contoh konkret transformasi produk sampingan industri gula menjadi energi bersih.

“Dengan kapasitas produksi 30 ribu kiloliter per tahun, pabrik ini akan mendorong swasembada energi berbasis ekonomi rakyat dan memperkuat ketahanan energi nasional,” tegas Agung.

Ia menjelaskan, keberadaan pabrik bioetanol ini diproyeksikan mampu mengurangi impor BBM hingga USD 13,9 juta atau setara Rp 233,52 miliar per tahun, sekaligus menurunkan emisi karbon sekitar 66 ribu ton CO₂ ekuivalen setiap tahun.

“Substitusi impor BBM akan memperkuat ketahanan energi, sementara pengurangan emisi karbon memastikan keberlanjutan lingkungan,” imbuhnya.

Bioetanol hasil produksi pabrik Glenmore nantinya akan disalurkan ke Terminal BBM Pertamina, lalu dipasarkan melalui SPBU Pertamina sebagai bagian dari pengembangan BBM ramah lingkungan.

Baca Juga  Banyuwangi Luncurkan Program "Permata Hati" untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Saat ini, Pertamina telah menyalurkan Pertamax Green 95 dengan kandungan etanol 5 persen melalui 177 SPBU di Pulau Jawa.

“Ke depan, implementasi bioetanol akan diperluas wilayahnya dan ditingkatkan kandungan etanolnya, sejalan dengan praktik negara-negara maju yang mengandalkan etanol sebagai bahan bakar bersih,” kata Agung.

Sementara itu, dari sisi hulu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Mahmudi, memastikan ketersediaan bahan baku dalam kondisi aman dan berkelanjutan.

“Kebutuhan bahan baku bioetanol sekitar 120 ribu ton molase per tahun. Produksi molase SGN secara total hampir 700 ribu ton, dan akan disokong lima pabrik gula di sekitar Banyuwangi. Jadi dari sisi feed-stock sangat mencukupi,” ujarnya.

Dengan proyek strategis ini, Banyuwangi tidak hanya memperkuat perannya dalam ketahanan energi nasional, tetapi juga menegaskan arah pembangunan daerah yang berbasis lingkungan, industri hijau, dan kesejahteraan petani.

(Red)

Post Views: 342
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Banyuwangi Diproyeksikan Jadi Sentra Bioetanol NasionalPerkuat Transisi Energi dan Serapan Tebu Petani
Previous Post

HPN 2026 Banyuwangi: Pers dan Pemuda Didorong Jadi Garda Pengawal Ketahanan Pangan

Next Post

Merengkuh Jalan Kesunyian di Tengah Hiruk Pikuk Pencitraan

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
Merengkuh Jalan Kesunyian di Tengah Hiruk Pikuk Pencitraan

Merengkuh Jalan Kesunyian di Tengah Hiruk Pikuk Pencitraan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026

Recent News

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

GRIB JAYA Banyuwangi Rayakan Harlah ke-15, Perkuat Soliditas dan Komitmen Pengabdian untuk Masyarakat

April 17, 2026
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024