• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Bupati Ipuk Terharu, Tukang Kebun SD di Banyuwangi Tunaikan Nazar Lari 52 Km Usai Resmi Jadi ASN

Nur Kholis by Nur Kholis
Januari 7, 2026
in DAERAH, NEWS, TRENDING
0
Bupati Ipuk Terharu, Tukang Kebun SD di Banyuwangi Tunaikan Nazar Lari 52 Km Usai Resmi Jadi ASN

BANYUWANGI – Kisah ketulusan, kesabaran, dan dedikasi seorang tenaga honorer di Banyuwangi menyentuh hati banyak pihak. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku terharu atas nazar luar biasa yang ditunaikan Abdurrahman, seorang tukang kebun sekaligus penjaga SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore, yang berlari sejauh 52 kilometer usai resmi menerima SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

Abdurrahman, yang akrab disapa Cak Dur, merupakan satu dari 4.888 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, sekaligus berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pria berusia 45 tahun itu menunaikan nazarnya dengan berlari dari GOR Tawangalun Banyuwangi menuju rumahnya di Glenmore, tepat setelah menerima SK dari Bupati Ipuk pada Minggu, 28 Desember 2025. Lari panjang tersebut ditempuh selama kurang lebih 7 jam, di tengah teriknya matahari siang.

“Dari Cak Dur kita belajar tentang arti pengabdian dan kesabaran seorang ASN. Beliau sudah mengabdi belasan tahun. Nazar yang dipilih pun bukan sesuatu yang ringan, ini bentuk dedikasi dan rasa syukur yang luar biasa,” ujar Bupati Ipuk saat mengunjungi SDN 3 Sepanjang Glenmore, Senin (5/1/2026).

Ipuk menilai, bentuk rasa syukur setiap orang memang berbeda. Namun apa yang dilakukan Cak Dur menunjukkan nilai ketulusan yang mendalam.

“Beliau bisa saja memilih nazar yang lebih mudah. Tapi justru memilih jalan yang paling berat, berlari 52 kilometer di siang hari. Ini teladan yang patut dihargai,” ungkap Ipuk, sembari menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada Cak Dur.

Dengan status barunya sebagai ASN, Ipuk berharap semangat pengabdian Cak Dur semakin meningkat dan dapat menjadi inspirasi bagi ASN lainnya.

“PPPK Paruh Waktu adalah bagian dari ASN daerah. Saya berharap seluruh ASN terus berkolaborasi meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga  Babinsa Kedungasri Dampingi Serap Gabah Petani, Pastikan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Secara khusus, Ipuk menekankan pentingnya kerja sama seluruh ASN di SDN 3 Sepanjang untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan sesuai tugas masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Ipuk juga memberikan hadiah sepatu lari kepada Cak Dur sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi pribadinya.

Kepada Bupati Ipuk, Cak Dur mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang telah lama dinantikan para tenaga honorer.

“Terima kasih Ibu Bupati. Saya tidak menyangka akhirnya bisa menerima SK. Ini harapan yang saya tunggu selama 17 tahun mengabdi,” tutur Cak Dur haru.

Ia menceritakan, kabar pengangkatan sebagai PPPK diterimanya pada Jumat, 26 Desember 2025. Rasa syukur yang begitu besar membuatnya spontan mengucapkan nazar untuk berlari dari Kota Banyuwangi ke Glenmore setelah menerima SK.

“Begitu menerima SK, saya langsung ganti sepatu dan mulai berlari dari GOR Tawangalun menuju Glenmore,” ujarnya.

Dengan tas pinjaman dari temannya, Cak Dur menyusuri jalanan ramai dan medan yang cukup berat. Tantangan terberat dirasakannya saat melintasi jalur Sumbersari–Pandan, yang dipenuhi tanjakan dan turunan.

“Saya hampir pingsan, kaki sempat kram. Tapi saya ingat nazar yang sudah terucap. Itu yang membuat saya bertahan sampai finish,” kisahnya.

Di tengah perjalanan, ia sempat beristirahat untuk menunaikan salat Zuhur. Dukungan warga yang ditemuinya di sepanjang jalan menjadi penyemangat tambahan hingga akhirnya tiba di rumahnya dengan selamat.

Cak Dur memang dikenal sebagai penggemar olahraga lari. Ia kerap mengikuti berbagai event lari di Banyuwangi, Jember, Surabaya, hingga Bali, dan telah mengoleksi puluhan medali, termasuk sebagai finisher maraton.

“Insyaallah Januari ini saya juga akan ikut event lari di Banyuwangi,” pungkasnya optimistis.

Baca Juga  Libur Lebaran, Gubernur Khofifah Liburan Bareng Keluarga dan Lepas Tukik di Pulau Tabuhan Banyuwangi

Kisah Cak Dur menjadi potret nyata bahwa pengabdian tulus, kesabaran, dan keyakinan pada proses pada akhirnya akan berbuah manis. Sebuah inspirasi bagi para abdi negara dan masyarakat luas.

(Redaksi)

Post Views: 375
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Bupati Ipuk TerharuTukang Kebun SD di Banyuwangi Tunaikan Nazar Lari 52 Km Usai Resmi Jadi ASN
Previous Post

Bupati Ipuk Hadiri Haul Blokagung 2026, Wisuda Hafidz Qur’an Tegaskan Peran Strategis Pesantren dalam Pembangunan SDM

Next Post

“Darurat Kemanusiaan di Kebun Kalitelepak Banyuwangi: Buruh Tak Digaji Hampir Sebulan, Negara Dipertanyakan”

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
“Darurat Kemanusiaan di Kebun Kalitelepak Banyuwangi: Buruh Tak Digaji Hampir Sebulan, Negara Dipertanyakan”

“Darurat Kemanusiaan di Kebun Kalitelepak Banyuwangi: Buruh Tak Digaji Hampir Sebulan, Negara Dipertanyakan”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026
Dugaan Pencairan Anggaran Fiktif Pengadaan Mebel PAUD–SMP di Banyuwangi, Aktivis Soroti Potensi Korupsi Terstruktur

Dugaan Pencairan Anggaran Fiktif Pengadaan Mebel PAUD–SMP di Banyuwangi, Aktivis Soroti Potensi Korupsi Terstruktur

April 9, 2026

Recent News

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

Survei DPC GRIB Banyuwangi: Masyarakat Terbelah Soal SE Pembatasan Jam Operasional Usaha, Usulan Revisi Menguat

April 10, 2026
Dugaan Pencairan Anggaran Fiktif Pengadaan Mebel PAUD–SMP di Banyuwangi, Aktivis Soroti Potensi Korupsi Terstruktur

Dugaan Pencairan Anggaran Fiktif Pengadaan Mebel PAUD–SMP di Banyuwangi, Aktivis Soroti Potensi Korupsi Terstruktur

April 9, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Resmi Dimutasi, I Wayan Nurasta Wibawa Kini Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

April 12, 2026
Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

Sosok Pengayom Itu Berpindah Tugas: Jejak Kemanusiaan I Wayan Nurasta Wibawa Tetap Hidup di Banyuwangi

April 12, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024