Banyuwangi — Polresta Banyuwangi melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) kembali menegaskan komitmennya membangun keamanan yang melibatkan masyarakat secara aktif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) yang berlangsung di Rupatama Polresta Banyuwangi pada Kamis (27/11/2025).
Acara dibuka langsung oleh Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Sasono, S.I.K., yang menyampaikan bahwa sinergi antara polisi dan masyarakat menjadi fondasi utama terciptanya stabilitas keamanan di daerah.
“Polisi tidak bisa bekerja sendirian. Keamanan lingkungan harus dibangun bersama, dan Pokdar Kamtibmas adalah mitra strategis untuk mewujudkan itu. Ketika hubungan polisi dan masyarakat tumbuh dalam suasana saling percaya, maka Banyuwangi akan selalu menjadi kota yang aman, nyaman, dan layak dibanggakan,” ujar Wakapolresta.
Materi Penguatan Peran Pokdar Kamtibmas Disampaikan Secara Komprehensif
Dalam kegiatan tersebut, empat narasumber memberikan paparan mendalam terkait keamanan lingkungan, dinamika sosial, hingga dukungan Pokdar Kamtibmas dalam perkembangan sektor pariwisata — mengingat Banyuwangi merupakan salah satu destinasi unggulan di Indonesia.
Salah satu penekanan penting disampaikan oleh Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., yang menjelaskan bahwa PAM Swakarsa merupakan unsur vital dalam menciptakan keamanan swakarsa yang selaras dengan fungsi kepolisian.
Kompol Toni juga menegaskan batasan kewenangan Pamswakarsa sesuai regulasi yang berlaku:
“Pamswakarsa adalah mitra strategis Polri. Mereka menjalankan fungsi kepolisian terbatas non-yustisial. Karena itu, literasi regulasi seperti Perpol Nomor 4 Tahun 2020 sangat penting dipahami agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap terukur dan sesuai aturan,” jelasnya.
Suasana Dialog Humanis: Peserta Aktif Beri Masukan dan Gagasan
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis. Para peserta dari berbagai komunitas keamanan masyarakat, pelaku wisata, hingga relawan lingkungan memberikan pandangan kritis sekaligus solusi konstruktif terkait tantangan keamanan lokal.
Interaksi yang terbuka dan penuh keakraban ini memperkuat komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan keamanan dapat dipetakan secara lebih tepat.
Hasil dan Dampak Kegiatan
Kegiatan Pembinaan Pokdar Kamtibmas ini menghasilkan beberapa poin penting:
- Peningkatan pemahaman peserta mengenai tugas, fungsi, dan batas kewenangan Pokdar Kamtibmas.
- Terbangunnya kolaborasi yang lebih erat antara kepolisian, masyarakat, dan pelaku pariwisata.
- Penguatan strategi keamanan berbasis partisipasi, terutama menghadapi dinamika sosial dan peningkatan kunjungan wisatawan.
- Terciptanya ruang dialog yang humanis, yang menjadi kunci keberlanjutan kemitraan keamanan di Banyuwangi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polresta Banyuwangi berharap masyarakat semakin berdaya dan berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga Banyuwangi tetap menjadi daerah yang aman, kondusif, dan ramah bagi warga maupun wisatawan.
(Red)
















