BANYUWANGI — Portal berita Filesatu.co.id merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan menggelar diskusi panel bertema penguatan profesionalisme pers di tengah maraknya disinformasi dan hoaks. Acara ini menghadirkan jajaran media, praktisi hukum, dan perwakilan Polresta Banyuwangi yang memberikan pandangan kritis tentang tantangan dunia jurnalistik saat ini.
Perayaan HUT ke-5 ini sekaligus menjadi momentum Filesatu.co.id menegaskan komitmennya sebagai media yang mengedepankan fakta, integritas, serta akurasi dalam setiap pemberitaan di era banjir informasi.
Polresta Banyuwangi: Fakta Harus Disajikan, Bukan Dititipkan
Perwakilan Polresta Banyuwangi menyoroti pentingnya ketepatan informasi yang disajikan pers. Menurutnya, wartawan memegang peran strategis dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus opini publik.
“Kalau hanya bicara benar-salah secara hitam-putih, selesai berita. Yang penting adalah komunikasi dan verifikasi. Fakta harus disajikan apa adanya, bukan berdasarkan pesanan,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa diskusi antara media dan aparat sangat diperlukan agar tidak terjadi salah persepsi yang berujung pada konflik sosial maupun hukum.
Advokat Nanang Slamet: UU Pers Tidak Melekat Secara Otomatis, Harus Dilihat Karyanya
Dalam forum tersebut, Advokat Nanang Slamet, S.H., M.Kn. turut menyoroti polemik seputar istilah “wartawan bodrek” dan pentingnya kejelasan parameter karya jurnalistik.
“Banyak yang mengira cukup punya KTA wartawan lalu otomatis dilindungi UU Pers. Padahal yang dilindungi adalah karya jurnalistiknya, bukan sekadar identitasnya,” ujarnya.
Nanang menegaskan bahwa perlindungan UU Pers harus melalui kajian terhadap karya yang dipersoalkan, termasuk kemungkinan melibatkan Dewan Pers sebagai ahli.
Ia menekankan prinsip equality before the law, bahwa setiap warga negara, termasuk wartawan, tetap dapat dimintai pertanggungjawaban jika karya yang diterbitkan tidak memenuhi kaidah jurnalistik.
Komitmen Filesatu.co.id: Media Harus Menjadi Penjaga Akal Sehat Publik
Melalui diskusi ini, Filesatu.co.id ingin memperkuat kesadaran bahwa media bukan hanya penyampai informasi, melainkan juga penjaga literasi publik dalam melawan disinformasi, framing manipulatif, dan hoaks yang semakin marak.
Perayaan HUT ke-5 ini menjadi simbol perjalanan media dalam menghadapi perubahan perilaku informasi masyarakat, sekaligus penegasan bahwa media harus berada di garis depan menjaga kebenaran.
Filesatu.co.id Menatap Tahun ke-6 dengan Misi Lebih Besar
Dengan kehadiran praktisi media, aparat kepolisian, dan ahli hukum, Filesatu.co.id meneguhkan langkahnya memasuki usia ke-6 sebagai media yang independen, berintegritas, dan konsisten memerangi misinformasi.
(Red)
















