Banyuwangi — Upaya menjaga stabilitas pangan nasional terus diperkuat dari daerah. Kodim 0825/Banyuwangi bersinergi dengan Perum Bulog dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) melaksanakan kegiatan Serapan Gabah Petani (Sergab) di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menyasar langsung petani sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hasil panen terserap dengan harga yang layak dan berkeadilan.
Sergab menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu. Melalui pengawalan langsung di lapangan, Kodim 0825/Banyuwangi memastikan proses penyerapan berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan berpihak pada kepentingan petani.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan Sergab merupakan langkah konkret TNI Angkatan Darat dalam mendukung kebijakan pemerintah di sektor pangan.
“Melalui sinergi Kodim, Bulog, dan PPL, kami memastikan gabah petani terserap secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bukan sekadar serapan hasil panen, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran aparat TNI di tengah petani juga menjadi penguat psikologis dan kepercayaan bahwa negara tidak abai terhadap jerih payah petani sebagai garda terdepan pangan nasional. Stabilitas harga di tingkat produsen dinilai krusial agar petani tetap produktif dan tidak dirugikan oleh fluktuasi pasar.
Kegiatan Sergab di Boyolangu dilaksanakan dengan pendampingan teknis dari PPL serta mekanisme penyerapan Bulog yang terukur dan akuntabel. Proses ini memastikan kualitas gabah memenuhi standar serta transaksi berjalan adil dan transparan. Selain menstabilkan harga gabah, Sergab juga berperan penting dalam menjaga stok cadangan beras pemerintah sebagai bagian dari strategi jangka panjang ketahanan pangan nasional.
Kodim 0825/Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program Sergab secara berkelanjutan di wilayah Banyuwangi. Sinergi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pilar utama ketahanan nasional.
(Red)
















