• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
GANESHA BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
GANESHA BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Suara langit mengalir ke Sesepuh Padepokan “Laskar Langit Sejati” melalui bisikan ghaib yang dikenal dengan nama Laskar Langit Sejati

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span> by Nur Kholis
Juli 24, 2026
in DAERAH, TRENDING
0
Suara langit mengalir ke Sesepuh Padepokan “Laskar Langit Sejati” melalui bisikan ghaib yang dikenal dengan nama Laskar Langit Sejati

Sang pengasuh kerap menyampaikan kisah-kisah berlambang. Ia selalu mengingatkan para muridnya bahwa semua yang disampaikan hanyalah cerita fiktif, sebagai sarana mengambil hikmah tentang kepemimpinan, amanah, dan tabiat manusia.

Pada suatu malam, setelah bermeditasi, sang pengasuh membuka kisahnya.

“Dalam penglihatanku, tampak sebuah kerajaan bernama Sido Kemplang. Rajanya baru saja dilantik. Karena masih baru memegang tampuk kekuasaan, ia belum mengetahui secara utuh pos-pos mana saja yang menghasilkan upeti, mana yang menjadi hak kerajaan, dan mana yang seharusnya kembali kepada kesejahteraan rakyat.”

Karena itulah, suatu hari sang Permaisuri memutuskan melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke salah satu wilayah yang dipimpin seorang Adipati wanita. Dalam rombongan itu turut hadir para pejabat kerajaan, prajurit pengawal, para juru tulis, serta seorang utusan kerajaan bernama Joko Hambara.

Joko Hambara bukan orang asing bagi wilayah tersebut. Ia berasal dari daerah yang sama dengan sang Adipati. Dahulu ia hanyalah rakyat biasa yang mengabdi kepada Manuk Ngengkel, seorang mantan prajurit yang kemudian berhasil mengkudeta dan menumbangkan Raja Joyo Koyo, lalu mendirikan kekuasaan baru di Kerajaan Pajeki Sudro. Sebagai balas jasa, Manuk Ngengkel mengangkat Joko Hambara menjadi salah satu utusan kerajaan yang memiliki kedudukan tinggi.

Sebelum rombongan berangkat, Joko Hambara telah lebih dahulu membisikkan sesuatu kepada Permaisuri.

“Paduka, bila ingin mengetahui mengapa sebagian upeti kerajaan tak pernah sampai ke perbendaharaan, datanglah sendiri ke wilayah sang Adipati. Di sana Paduka akan menemukan jawabannya.”

Mendengar hal itu, Permaisuri memilih tidak langsung mempercayainya. Ia ingin menyaksikan semuanya dengan mata kepala sendiri.

Sesampainya di wilayah sang Adipati, rombongan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa lumbung, gudang, dan tempat penyimpanan hasil bumi. Catatan para juru tulis kerajaan ternyata tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan.

Baca Juga  Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran PKH untuk 681 Keluarga di Desa Balak

Di hadapan seluruh rombongan, Permaisuri menyaksikan adanya selisih upeti yang begitu besar. Sebagian hasil bumi dan kekayaan wilayah ternyata tidak pernah tercatat masuk ke kas kerajaan maupun disalurkan untuk kepentingan rakyat.

Suasana mendadak hening.

Permaisuri menatap sang Adipati beserta suaminya.

“Aku datang bukan untuk mencari kesalahan. Namun hari ini aku melihat sendiri bahwa ada amanah yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.”

Tak ada seorang pun berani menyela.
Joko Hambara yang berdiri di belakang rombongan hanya menundukkan kepala. Di wajahnya tersirat kepuasan.

Namun dalam penglihatan sang pengasuh Lalati, tersingkap pula isi hati Joko Hambara.
Ternyata alasan ia membocorkan semua itu bukan semata-mata demi membela kerajaan.
Ia merasa tersinggung.

Selama bertahun-tahun, menurut pengakuannya sendiri, sang Adipati tidak pernah mengajaknya menikmati hasil dari upeti yang diselewengkan.

Dalam batinnya ia berkata,
“Aku juga pejabat penting. Mengapa mereka menikmati semuanya sendiri, sementara aku yang berasal dari tanah ini justru tidak pernah dianggap?”

Maka rahasia itu akhirnya terbongkar, bukan semata karena keberanian seorang pelapor, melainkan karena rasa kecewa seseorang yang merasa tidak dilibatkan dalam persekongkolan.
Sang pengasuh Lalati kemudian menutup kisahnya dengan sebuah petuah.

“Jangan mudah menganggap setiap pembongkar kebusukan adalah pahlawan, sebab ada yang berbicara karena nurani, ada pula yang berbicara karena iri hati. Namun jangan pula menganggap pelaku keburukan akan selamanya aman, sebab langit memiliki cara untuk membuka tabirnya.”

Para murid terdiam.

Mereka memahami bahwa dalam kisah fiktif Kerajaan Sido Kemplang, setiap tokoh membawa cermin sifat manusia. Ada pemimpin yang tergoda amanah, ada pejabat yang kecewa karena tak ikut menikmati, dan ada Permaisuri yang memilih memastikan kebenaran dengan menyaksikannya sendiri sebelum menjatuhkan penilaian.

Baca Juga  Dandim 0825 Banyuwangi dan Perhutani Bagikan 2025 Bibit Pohon untuk Pelestarian Lingkungan

Begitulah, menurut sang pengasuh Padepokan Laskar Langit Sejati, langit sering kali tidak membuka aib melalui musuh, melainkan melalui mereka yang sebelumnya berada di lingkaran yang sama.
Nara hubung penghuni kerajaan ghaib Waduk Sido Kemplang:08113787158-081234804555

Post Views: 377
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Suara langit mengalir ke Sesepuh Padepokan "Laskar Langit Sejati" melalui bisikan ghaib yang dikenal dengan nama Laskar Langit Sejati
Previous Post

Pemuda Sumber Bening (PSB) Resmi Dibentuk, Diharapkan Menjadi Garda Terdepan Persatuan dan Motor Penggerak Pembangunan Masyarakat

Next Post

WARTAWAN DIDUGA DIINTIMIDASI SAAT MELIPUT PROYEK SWAKELOLA IRIGASI, KETUA HIPPA DISOROT: DI MANA TRANSPARANSI ANGGARAN NEGARA?

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
WARTAWAN DIDUGA DIINTIMIDASI SAAT MELIPUT PROYEK SWAKELOLA IRIGASI, KETUA HIPPA DISOROT: DI MANA TRANSPARANSI ANGGARAN NEGARA?

WARTAWAN DIDUGA DIINTIMIDASI SAAT MELIPUT PROYEK SWAKELOLA IRIGASI, KETUA HIPPA DISOROT: DI MANA TRANSPARANSI ANGGARAN NEGARA?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

Agustus 21, 2026
KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

Agustus 17, 2026

Recent News

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

Agustus 21, 2026
KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

Agustus 17, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024