BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmen kuat dalam semangat solidaritas dan kepedulian sosial melalui program “ASN Berbagi”. Pada periode Desember 2025, donasi yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi berhasil menembus angka lebih dari Rp 500 juta.
Dana tersebut akan disalurkan untuk membantu warga pra sejahtera di Banyuwangi sekaligus korban bencana alam di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, yang tengah menghadapi dampak musibah.
Disalurkan Melalui Ikawangi Sumatera agar Tepat Sasaran
Bantuan untuk korban bencana di Sumatera akan disalurkan melalui Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatera. Organisasi ini dinilai memiliki jejaring dan pemahaman langsung terhadap kondisi lapangan sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan mendesak para korban.
Ikawangi Sumatera diketahui telah aktif bergerak menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana sejak awal kejadian.
ASN Berbagi, Program Rutin Penggerak Kepedulian Sosial
Program ASN Berbagi merupakan kegiatan rutin bulanan yang dijalankan oleh ASN Banyuwangi. Selama ini, dana yang terkumpul difokuskan untuk mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan daerah, termasuk bantuan sosial, kesehatan, dan pendidikan.
“Khusus bulan ini, donasi yang dikumpulkan oleh ASN Banyuwangi selain untuk warga pra sejahtera Banyuwangi, juga kami salurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah bencana di Sumatera Aceh,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (20/12/2025).
Penyerahan Donasi Berlangsung di Puncak Harjaba ke-254
Penyerahan simbolis donasi ASN Berbagi dilakukan pada Puncak Peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) yang digelar di Gesibu Banyuwangi, Sabtu malam (20/12/2025). Momen tersebut menjadi refleksi nyata bahwa perayaan hari jadi daerah juga diiringi dengan aksi sosial dan empati kemanusiaan.
Artis dan Penonton Turut Tergerak Berdonasi
Kepedulian tidak hanya datang dari ASN. Salah satu artis penampil, band Kotak, turut terinspirasi dan menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk membantu korban bencana di Sumatera.
Selain itu, donasi juga dikumpulkan dari para penonton yang hadir melalui koordinasi Baznas Banyuwangi, dengan total dana yang terkumpul mencapai Rp 8,5 juta.
Ipuk: Ikawangi Lebih Paham Kebutuhan Mendesak Korban
Bupati Ipuk menegaskan bahwa penyaluran bantuan melalui Ikawangi Sumatera dipilih agar bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan paling urgen di lapangan.
“Kami menyalurkan donasi ASN Berbagi melalui rekan-rekan Ikawangi Sumatera yang sudah bergerak langsung di lapangan. Mereka tentu lebih memahami bantuan apa yang paling dibutuhkan oleh para korban,” tegas Ipuk.
Harapan Ringankan Beban Korban Bencana
Ipuk berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“Semoga bantuan dari ASN Banyuwangi ini dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dihadapi saudara-saudara kita,” imbuhnya.
Banyuwangi Berbagi, Pilar Gotong Royong Pengentasan Kemiskinan
Sebelumnya, program Banyuwangi Berbagi yang digulirkan setiap bulan telah banyak dimanfaatkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan di daerah. Bentuk bantuannya beragam, mulai dari paket sembako, bantuan pangan berprotein untuk penanganan stunting, bantuan biaya hidup, hingga dukungan pendidikan bagi warga pra sejahtera.
“Ini adalah bentuk gotong royong bersama untuk mempercepat program pengentasan kemiskinan di Banyuwangi,” pungkas Ipuk.
(Red)
















