BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong partisipasi publik terhadap pembangunan daerah melalui pemberian penghargaan kepada warga, pelajar, dan lembaga yang dinilai berkontribusi nyata. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam rangka peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, Kamis (18/12/2025), di halaman Kantor Bupati Banyuwangi.
Bupati Ipuk menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas dedikasi dan prestasi yang telah memberikan dampak positif bagi kemajuan Banyuwangi di berbagai sektor strategis.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai ungkapan terima kasih atas kontribusi nyata yang telah mengharumkan nama Banyuwangi dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Ipuk.
Menurutnya, penerima penghargaan berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pendapatan daerah, kearsipan, hingga lingkungan hidup. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Banyuwangi yang maju dan berdaya saing.
Di sektor pendidikan, Banyuwangi mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional hingga internasional. Salah satunya diraih oleh Reyno Felix Altair Hidayat, siswa MTsN 3 Banyuwangi, yang sukses membawa pulang Medali Perak pada ajang The 22nd International Junior Science Olympiad (IJSO) 2025 di Rusia.
Prestasi gemilang juga ditorehkan oleh Yusril Ihsan Adinatanegara, siswi SMP Negeri 1 Banyuwangi, yang berhasil meraih Medali Emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Matematika. Sementara itu, Ataka Ahnaf Quthbi Zayyan, siswa SD Islam Al Khairiyah, memperoleh Medali Perunggu Asian Mathematics Primary pada ajang 15th ASMOPSS 2025.
Bupati Ipuk berharap capaian para pelajar tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Banyuwangi lainnya untuk terus berani bermimpi dan berprestasi hingga tingkat global.
“Jangan takut bercita-cita tinggi. Kunci keberhasilan adalah disiplin belajar, konsistensi, dan keberanian menghadapi tantangan,” pesan Ipuk.
Selain bidang pendidikan, penghargaan juga diberikan kepada Nur Laila Hayati atas kontribusinya di sektor kesehatan. Laila dinilai berhasil menjadi Juara I Role Model Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB), yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Di bidang pendapatan daerah, Pemkab Banyuwangi turut mengapresiasi sejumlah mitra strategis, di antaranya UP3 PLN Banyuwangi sebagai mitra pajak barang dan jasa tertentu tenaga listrik, serta UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi sebagai mitra opsen pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.
Penghargaan juga diberikan kepada wajib pajak yang patuh dan taat, sekolah berpredikat Adiwiyata Nasional, serta desa dan kelurahan yang dinilai berjasa dalam penyelamatan arsip vital pemerintahan.
“Melalui penghargaan ini, kami berharap seluruh penerima semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kontribusi dan menjadi teladan dalam pembangunan Banyuwangi yang berkelanjutan,” tutup Ipuk.
(Red)
















