• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home NEWS

Penegakan Aturan yang Tebang Pilih di Banyuwangi: Pengeboran Sumur Ilegal di Sepadan Sungai Menuai Kecaman

Nur Kholis by Nur Kholis
Mei 14, 2025
in NEWS, TRENDING
0
Penegakan Aturan yang Tebang Pilih di Banyuwangi: Pengeboran Sumur Ilegal di Sepadan Sungai Menuai Kecaman

Banyuwangi, 14 Mei 2025 – Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi, Sugiarto, mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas penegakan aturan yang dinilai tebang pilih di Banyuwangi. Ia memberikan contoh kasus pengeboran sumur di lahan sawah milik pengusaha yang terletak di sepadan sungai tanpa izin dari Dinas Pengairan.

Kegiatan ini tidak hanya berpotensi mengurangi debit air sungai, tetapi juga melanggar peraturan perundang-undangan dan berpotensi pidana.

Baca Juga  Universitas Brawijaya Perkuat Sinergi Alumni di Banyuwangi Melalui "Rektor UB Menyapa"

Sugiarto menyatakan bahwa ada tiga tindak pidana yang dilakukan dalam kasus ini, yaitu:

1. Pengeboran sumur tanpa izin: Pengeboran sumur di sepadan (menggunakan sepadan) sungai tanpa izin dari Dinas Pengairan merupakan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) yang bisa dipidanakan.

2. Penggunaan air lebih dari 100 meter kubik per bulan tanpa izin: Penggunaan air lebih dari 100 meter kubik per bulan tanpa izin dari Kementerian ESDM juga merupakan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) yang ada ancaman pidana jelas.

3. Mengurangi debit air sungai: Pengeboran sumur di sepadan sungai dengan penggunaan dalam volume besar berpotensi mengurangi debit air sungai jelas adalah PMH ( Perbuatan Melawan Hukum) yang merupakan tindak pidana yang serius.

Baca Juga  Ulang Tahun KH Achmad Wahyudi ke-57, Refleksi Spiritualitas dan Kaderisasi Pemimpin Bangsa

Sugiarto mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum dan dinas terkait seolah tidak mengambil tindakan terhadap kasus ini. Ia mempertanyakan mengapa penegakan aturan tidak dilakukan secara adil dan transparan, terutama bagi pengusaha dan pejabat yang seharusnya mematuhi aturan yang sama.

Kami Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi akan melaporkan kasus ini ke Polresta Banyuwangi untuk menuntut keadilan dan transparansi dalam penegakan hukum. Ia berharap bahwa aparat penegak hukum akan menindaklanjuti laporan ini dan mengambil tindakan yang tegas terhadap pelaku pelanggaran,” Ujar Sugiarto.

Sugiarto menekankan bahwa penegakan aturan yang adil dan transparan sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum dan dinas terkait. Ia berharap bahwa kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk mematuhi aturan yang berlaku dan menjaga kepentingan masyarakat luas.

 

(Red)

Post Views: 523
Konsultasikan sekarang‼️
Previous Post

Polemik Pengelolaan RTH Maron di Banyuwangi Masuk Jalur Hukum: Sugiarto Laporkan Pemdes Genteng Kulon ke Polresta

Next Post

Lanal Banyuwangi Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang di Perairan Probolinggo

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
Lanal Banyuwangi Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang di Perairan Probolinggo

Lanal Banyuwangi Kerahkan Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang di Perairan Probolinggo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024