• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home NEWS

Penetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC, Demokrasi Internal Dipertanyakan

Nur Kholis by Nur Kholis
Desember 21, 2025
in NEWS, PERISTIWA, TRENDING
0
Penetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC, Demokrasi Internal Dipertanyakan

BANYUWANGI – Penetapan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi menuai kritik keras dari berbagai kalangan internal partai dan pengamat politik lokal. Pasalnya, figur yang ditetapkan sebagai Ketua DPC justru merupakan kader dengan perolehan dukungan paling rendah dalam proses penjaringan Pengurus Anak Cabang (PAC).

Berdasarkan data hasil penjaringan PAC se-Kabupaten Banyuwangi, dukungan mayoritas kader akar rumput secara jelas mengerucut pada nama-nama tertentu. Namun ironisnya, keputusan akhir justru menetapkan sosok yang hanya memperoleh satu dukungan, jauh di bawah kandidat lain yang memperoleh belasan suara.

Penetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC, Demokrasi Internal Dipertanyakan


Penjaringan PAC Diabaikan, Aspirasi Akar Rumput Terpinggirkan

Penjaringan PAC sejatinya merupakan mekanisme strategis partai untuk menyerap aspirasi kader di tingkat bawah. PAC adalah struktur terdepan yang bersentuhan langsung dengan rakyat, mesin ideologis, sekaligus ujung tombak pemenangan partai dalam setiap kontestasi politik.

Ketika hasil penjaringan tersebut tidak dijadikan pijakan utama, bahkan terkesan diabaikan, maka muncul pertanyaan serius:
apakah proses penjaringan hanya sekadar formalitas administratif tanpa makna substantif?

“Jika suara mayoritas PAC tidak lagi menjadi pertimbangan penting, maka demokrasi internal partai berpotensi direduksi menjadi prosedur semu,” ujar Mbah geger kader senior PDIP Banyuwangi.

Penetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC, Demokrasi Internal Dipertanyakan


Sah Secara Aturan, Namun Cacat Secara Etika Politik

Secara normatif, AD/ART PDI Perjuangan memang memberikan kewenangan penuh kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam menetapkan Ketua DPC. Namun keputusan tersebut tidak dapat dilepaskan dari dimensi etika politik dan legitimasi kader.

Penetapan pimpinan partai yang bertolak belakang dengan suara mayoritas PAC berpotensi:

  • Melemahkan soliditas struktur
  • Menurunkan semangat kader akar rumput
  • Memicu konflik internal laten
  • Menggerus kepercayaan kader terhadap mekanisme organisasi

Demokrasi internal partai bukan hanya soal legalitas prosedur, tetapi juga soal keadilan, keterwakilan, dan penghormatan terhadap aspirasi kolektif kader.

Baca Juga  Mini Lokakarya Lintas Sektoral Puskesmas Pesanggaran Bahas Program Kesehatan 2025

Musyawarah Mufakat Dipertanyakan

PDI Perjuangan selama ini menjunjung tinggi prinsip musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan strategis. Namun realitas di Banyuwangi justru menunjukkan arah sebaliknya.

Alih-alih menghasilkan kesepahaman bersama, keputusan yang diambil dinilai tidak mencerminkan semangat mufakat, karena mengabaikan peta dukungan yang sangat timpang.

Kondisi ini berpotensi menciptakan preseden buruk dalam tata kelola organisasi partai di daerah.


Ancaman Serius bagi Soliditas dan Elektabilitas Partai

Jika tidak disikapi secara bijak, polemik ini dikhawatirkan akan berdampak langsung pada kinerja organisasi partai di Banyuwangi. Ketidakpuasan struktural dapat menjelma menjadi resistensi diam-diam yang berujung pada melemahnya kerja-kerja politik partai di lapangan.

Dalam konteks menghadapi agenda politik ke depan, termasuk konsolidasi pasca-Pemilu, soliditas internal adalah kunci. Mengabaikan suara PAC sama halnya dengan mengabaikan denyut nadi partai itu sendiri.


Desakan Evaluasi dan Klarifikasi Terbuka

Atas kondisi tersebut, sejumlah kader dan elemen internal mendesak:

  1. Evaluasi terbuka atas proses Konfercab PDIP Banyuwangi
  2. Penjelasan resmi DPP dan DPD PDIP Jawa Timur terkait dasar pertimbangan penetapan Ketua DPC
  3. Penguatan kembali peran dan martabat PAC sebagai pilar utama partai

Transparansi dan komunikasi politik yang jujur dinilai menjadi langkah penting untuk meredam kegaduhan dan memulihkan kepercayaan kader.


Menjaga Marwah Partai Ideologis

Sebagai partai ideologis yang lahir dari semangat demokrasi dan keberpihakan pada rakyat kecil, PDI Perjuangan dituntut konsisten dalam menerapkan nilai-nilai tersebut ke dalam tata kelola internal organisasi.

Keputusan yang sah secara administratif, namun mengabaikan rasa keadilan kader, berpotensi mencederai marwah partai di mata pendukungnya sendiri.

(Red)

Post Views: 515
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Demokrasi Internal DipertanyakanPenetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC
Previous Post

Penetapan Ketua DPC PDIP Banyuwangi Dinilai Abaikan Suara PAC, Kader Senior Nyatakan Tidak Mengakui Kepengurusan Baru

Next Post

Makna Hari Ibu Ke-97 Menggema di Lapas Banyuwangi, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
Makna Hari Ibu Ke-97 Menggema di Lapas Banyuwangi, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Makna Hari Ibu Ke-97 Menggema di Lapas Banyuwangi, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

Skandal Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kotor, Dugaan Kejahatan Berat Mengemuka

April 22, 2026
Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

Pengelolaan Aset Desa Disorot Keras: Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Desak Audiensi Terbuka Transparansi Dinas Pertanian

April 22, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

Kecaman Keras Pimpinan Redaksi Menggema: Tragedi Bayi Tewas di Sungai Tercemar Banyuwangi Jadi Bukti Nyata Krisis Moral dan Kejahatan Berat

April 22, 2026
Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

Darurat Kemanusiaan di Banyuwangi: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Sungai Tercemar, Dugaan Kejahatan Berat Disorot Publik

April 22, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024