BANYUWANGI — Gelombang solidaritas mengalir kuat dari Aula Panglima Sudirman Kodim 0825/Banyuwangi saat Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXIX menggelar Doa Bersama Lintas Agama, Rabu (03/12/2025). Acara ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap ribuan warga yang terdampak bencana alam di Sumatra Utara, Aceh, dan Padang.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu menghadirkan pemuka agama Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha. Para tokoh agama memanjatkan doa secara bergantian, memohon keselamatan bagi para korban serta kelancaran proses evakuasi dan penanganan darurat oleh aparat dan relawan di lapangan. Hadir pula keluarga besar Kodim 0825 sebagai bentuk dukungan moral dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 0825/Banyuwangi, Ny. Dian Rahmawati Tryadi Indra Wijaya, menyampaikan keprihatinan mendalam atas rentetan bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa doa lintas agama bukan sekadar seremonial, melainkan pesan kuat bahwa solidaritas kemanusiaan harus melampaui batas wilayah dan keyakinan.
“Musibah ini adalah duka kita bersama. Melalui doa lintas agama, kami ingin menunjukkan bahwa Persit hadir, peduli, dan terus mendukung upaya penanganan bencana,” ujarnya.
Persit Kodim 0825 juga mengajak masyarakat Banyuwangi untuk meningkatkan empati, gotong royong, serta membantu korban bencana sesuai kemampuan. Di tengah intensitas bencana yang meningkat secara nasional, kolaborasi dan rasa kemanusiaan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Persit menegaskan bahwa Banyuwangi tidak tinggal diam, dan energi kebersamaan inilah yang diharapkan mampu menjadi kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan bencana ke depan.
(Red)
















