BANYUWANGI – Upacara ziarah rombongan memperingati Hari Juang TNI AD ke-80 di Taman Makam Pahlawan Banyuwangi, Kamis (11/12/2025), berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Dandim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., memimpin langsung rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa para pahlawan yang telah berkorban demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diikuti jajaran perwira, anggota Kodim 0825, serta unsur terkait ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial tahunan. Dengan mengusung tema nasional “TNI AD Manunggal Dengan Rakyat Untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera dan Maju”, ziarah ini menjadi momentum reflektif untuk menegaskan kembali peran strategis TNI AD dalam menjaga stabilitas nasional.
Dalam rangkaian prosesi, Letkol Arm Tryadi memimpin penghormatan kepada arwah pahlawan, kemudian melakukan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di sejumlah makam pejuang. Setiap langkah upacara berlangsung tertib dan penuh penghormatan, menandai komitmen prajurit untuk menjaga martabat sejarah serta nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan generasi terdahulu.
Letkol Tryadi menekankan bahwa Hari Juang TNI AD bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan pengingat bagi seluruh prajurit tentang pentingnya menjaga kemanunggalan dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.
“Semangat kejuangan para pahlawan akan terus kami warisi, kami jaga, dan kami wujudkan dalam pengabdian yang nyata,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Kodim 0825 Banyuwangi akan terus memperkuat pembinaan teritorial, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari tugas pertahanan wilayah.
Ziarah ini menjadi penegasan bahwa prajurit TNI AD tidak hanya bertugas menjaga batas wilayah, tetapi juga menjaga identitas sejarah dan menumbuhkan semangat pengabdian yang relevan dengan tantangan zaman. Dengan spirit Hari Juang, Kodim 0825 Banyuwangi berkomitmen hadir sebagai kekuatan yang solid, humanis, dan selalu manunggal dengan masyarakat.
(Red)
















