Songgon, Banyuwangi – Upaya pencarian terhadap Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung yang hilang terseret arus Sungai Badeng, memasuki hari kedua. Komandan Koramil 0825/20 Songgon Kapten Kav. Andoko turun langsung memimpin operasi pencarian dan pertolongan (SAR) yang dipusatkan di area Bos Pro Rafting, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Sabtu (…/12/2025). Operasi ini melibatkan kekuatan penuh dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Perhutani, hingga relawan masyarakat.
Kapten Andoko bersama Peltu Zainul Arifin dan lima personel Koramil sudah berada di lokasi sejak pukul 07.30 WIB untuk melakukan koordinasi dan pengaturan pola pencarian. Mereka bekerja bersama Babinsa Serma Bagus Ismoko, serta Bhabinkamtibmas Bripka Ahmad Fatoni, memastikan manuver penyisiran berlangsung efektif dan aman di sepanjang jalur sungai yang dikenal memiliki arus deras dan medan yang sulit.
“Kami terus berupaya maksimal. Keselamatan dan penemuan korban adalah prioritas utama,” tegas Danramil saat melakukan briefing pagi dengan seluruh unsur SAR. Briefing intensif dilakukan untuk memastikan setiap tim memahami sektor pencarian dan metode penyisiran, terutama di titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Sinergi Lengkap Aparat & Relawan
Operasi hari kedua ini menunjukkan kekompakan multipihak. Basarnas Banyuwangi menerjunkan personel terlatih dengan dukungan peralatan pencarian air berstandar SAR. Sementara BPBD Banyuwangi menyediakan logistik dan koordinasi lapangan agar operasi berjalan terstruktur.
Dari Perhutani, Mantri Edy turut memberikan data medan serta akses titik-titik kritis sepanjang aliran sungai. Dukungan juga datang dari Tarji, pemilik Bos Pro Rafting, yang mengarahkan tim ke jalur-jalur aliran sungai yang kerap digunakan aktivitas rafting dan dinilai berpotensi menjadi titik ditemukannya korban.
Tidak kalah penting, masyarakat sekitar turun langsung menjadi relawan pencarian, memperlihatkan solidaritas tinggi dalam menghadapi musibah ini.
Kronologi Singkat
Ponirin, seorang buruh pecah batu berusia 50 tahun, warga RT 05/RW 06 Dusun Sumberagung, dilaporkan hanyut setelah terseret derasnya arus Sungai Badeng saat bekerja. Sungai ini dikenal memiliki karakter arus kuat dan membahayakan, terutama saat debit meningkat.
Tim SAR terus melakukan penyisiran menyusuri aliran sungai dari titik awal korban hanyut hingga wilayah hilir. Setiap perkembangan dipantau secara intens oleh Danramil Songgon yang berada di garis depan operasi pencarian.
Pencarian Terus Berlangsung
Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan operasi SAR masih terus dilanjutkan. Seluruh pihak berharap Ponirin dapat segera ditemukan, serta mengimbau masyarakat yang beraktivitas di area sungai untuk meningkatkan kewaspadaan.
(Red)
















