Banyuwangi – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti Dusun Kertosari, Desa Pendarungan, Kecamatan Kabat, pada Jumat (5/12/2025). Pemerintah Desa Pendarungan resmi menggelar tasyakuran sebagai penanda dimulainya pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, sebuah program strategis yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh Danramil 0825/14 Kabat, beserta Bati Tuud, Babinsa, Kepala Desa Pendarungan, dan ratusan warga. Kehadiran jajaran TNI AD, terutama Danramil, menjadi sorotan utama karena menunjukkan dukungan nyata TNI dalam memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Danramil 0825/14 Kabat: Kolaborasi Adalah Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa
Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0825/14 Kabat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Pendarungan dalam membangun fasilitas ekonomi yang akan menjadi pusat kegiatan produktif warga. Ia menegaskan bahwa TNI melalui Koramil akan terus hadir untuk mendorong sinergi positif antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Pembangunan Koperasi Merah Putih ini bukan hanya soal fasilitas, tetapi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi warga. TNI siap mendukung penuh setiap program yang mengarah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Danramil.
Ia juga mengajak seluruh warga untuk ikut menjaga, merawat, dan memanfaatkan koperasi tersebut sebagai aset bersama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa hanya dapat dicapai melalui kekompakan dan gotong royong seluruh unsur masyarakat.
Kepala Desa: Koperasi Merah Putih Menjadi Pusat Ekonomi Transparan dan Mandiri
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pendarungan menjelaskan bahwa koperasi yang dibangun ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan warga, dan menggerakkan roda ekonomi desa secara lebih mandiri. Transparansi, akuntabilitas, dan kebermanfaatan menjadi prinsip utama yang akan diterapkan dalam pengelolaannya.
Doa Bersama Tutup Acara, Warga Sambut Harapan Baru Pembangunan Desa
Tasyakuran ditutup dengan doa bersama dipimpin tokoh agama setempat. Nuansa kekeluargaan dan antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara, mencerminkan kuatnya harapan agar pembangunan koperasi berjalan lancar dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Pendarungan.
Momentum ini tidak hanya menjadi penanda dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol penguatan kebersamaan, kolaborasi TNI–Pemdes–masyarakat, serta optimisme warga dalam membangun masa depan desa yang lebih maju dan sejahtera.
(Red)
















