SONGGON, BANYUWANGI – Musibah menimpa wilayah Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (5/12/2025) sore. Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung RT 5/RW 6, Desa Sumberbulu, dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Badeng yang mendadak meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan. Korban yang bekerja sebagai wiraswasta sedang memecah batu di tengah sungai, tepatnya di area dekat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Dusun Sumberasih, Desa Sumberarum, ketika tiba-tiba debit air meningkat tajam sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam hitungan detik, arus besar menyeret tubuh Ponirin tanpa sempat memberikan ruang untuk menyelamatkan diri.
Respons Cepat TNI-Polri: Sinergi Pengamanan dan Kemanusiaan
Begitu laporan masuk, TNI dan Polri bergerak cepat membentuk tim pencarian. Dari unsur TNI, Peltu Zainul Arifin, Batituud Koramil 0825/20 Songgon, memimpin langsung jajaran Babinsa:
- Serma Bagus Ismoko (Babinsa Desa Sumberbulu)
- Sertu Sudarto
- Kopka Zarkoni
Di saat yang sama, unsur Polri dari Polsek Songgon yang dipimpin AKP Pudji Wahyono, SH ikut terjun melakukan penyisiran, didukung oleh:
- Aiptu Rudi Widiyanto (Kanit Intelkam)
- Aipda Samsum (Kanit Propam)
- Bripka Ahmad Fatoni (Bhabinkamtibmas)
Kehadiran aparat gabungan ini mempertegas bentuk nyata sinergi TNI-Polri dalam misi kemanusiaan, memastikan bahwa setiap detik pencarian berjalan efektif, terkoordinasi, dan aman.
Arus Deras Hambat Pencarian, Operasi SAR Dilanjutkan Besok Pagi
Debit Sungai Badeng yang besar menjadi tantangan serius. Tim gabungan menyisir tepian sungai dan beberapa titik rawan, dibantu warga sekitar yang turun langsung menyusuri bantaran sungai hingga menjelang malam. Namun, kondisi gelap dan meningkatnya risiko keselamatan memaksa operasi dihentikan sementara.
Korban diduga kuat terbawa arus hingga radius cukup jauh dari lokasi awal kejadian. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan Sabtu (6/12/2025) pagi dengan komposisi personel lebih banyak dan dukungan peralatan pencarian yang lebih lengkap.
Danramil Songgon: TNI-Polri Berkomitmen Maksimal untuk Masyarakat
Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kavaleri Andoko, menegaskan bahwa TNI akan terus berada di garis depan dalam upaya pertolongan kepada masyarakat.
“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Sejak laporan masuk, anggota Koramil terutama Batituud dan para Babinsa langsung turun ke lapangan. Ini bukti komitmen TNI untuk hadir cepat membantu masyarakat dalam situasi darurat,” tegas Danramil.
Ia juga menambahkan:
“Kami terus berkoordinasi erat dengan Polsek Songgon dan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Pencarian akan dilanjutkan besok dengan kekuatan penuh. Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati beraktivitas di sungai, terutama saat musim hujan. Keselamatan adalah prioritas utama.”
Sinergi TNI-Polri Jadi Pilar Stabilitas dan Kemanusiaan
Upaya bersama yang diperlihatkan TNI dan Polri dalam operasi SAR ini bukan hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga mempertegas bahwa negara hadir melalui aparatnya dalam setiap kondisi kritis. Respons cepat, koordinasi solid, dan kepedulian terhadap keselamatan warga menjadi wajah nyata pengabdian aparat di tingkat desa hingga kecamatan.
(Red)
















