LUMAJANG – Upaya pemulihan pascaerupsi Gunung Semeru terus digencarkan jajaran Kepolisian. Personel Polres Lumajang bersama Satbrimob dan Samapta Polda Jawa Timur turun langsung membersihkan fasilitas ibadah dan rumah-rumah warga di wilayah terdampak, Rabu (26/11).
Kabagops Polres Lumajang, Kompol Jauhar Ma’arif, menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian aksi kemanusiaan yang terus berlanjut sejak erupsi Semeru mengguncang kawasan Pronojiwo dan sekitarnya.
“Kegiatan hari ini merupakan kelanjutan dari upaya yang sudah kami lakukan sejak pascaerupsi,” ujarnya.
Fokus Pembersihan: Musala dan Pemukiman Warga
Personel gabungan memusatkan pembersihan di sejumlah musala di Dusun Umbulan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang dipenuhi abu vulkanik. Langkah ini dilakukan agar sarana ibadah kembali layak digunakan masyarakat yang memilih tetap bertahan karena wilayahnya masih dinilai aman.
“Kami membersihkan beberapa tempat ibadah agar musala bisa kembali digunakan warga yang belum mengungsi,” jelas Kompol Jauhar.
Kepekaan petugas di lapangan pun menjadi pemicu kegiatan ini, setelah melihat langsung kondisi bangunan ibadah dan rumah warga yang tertutup debu erupsi.
Bantu Warga Selamatkan Barang dan Tinggalkan Zona Rawan
Selain membersihkan fasilitas ibadah, sejak pagi polisi juga menyisir rumah-rumah warga. Petugas membantu mengevakuasi perabot, dokumen penting, dan barang-barang berharga ke lokasi yang lebih aman sesuai imbauan pengungsian.
“Pembersihan rumah dan membantu membawa barang-barang pengungsian juga kami lakukan sejak imbauan agar warga mengungsi,” tambahnya.
Respons Cepat Polri untuk Keselamatan dan Kenyamanan Masyarakat
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti komitmen Polres Lumajang dan Polda Jawa Timur dalam memberikan respons cepat bagi warga terdampak bencana. Selain memastikan keselamatan masyarakat, Polri juga berupaya menjaga agar aktivitas ibadah tetap berjalan meski di tengah situasi darurat.
Langkah cepat ini diharapkan mempercepat pemulihan pascaerupsi serta meringankan beban masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru.
(Red)
















