BANYUWANGI — Semangat kolaborasi dan prestasi daerah tersaji dalam Malam Penganugerahan Sunrise of Java (SOJ) Award 2026, Selasa malam (28/1/2026), di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Gelaran ini menegaskan Banyuwangi sebagai pusat inovasi dan pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur.
Acara dihadiri pimpinan daerah, tokoh masyarakat, dan unsur TNI-Polri, termasuk Pasipers Kodim 0825/Banyuwangi, menunjukkan dukungan nyata militer terhadap kemajuan daerah. Kehadiran TNI bukan sekadar simbol, tetapi juga representasi peran aktif institusi dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan sinergi pembangunan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menekankan bahwa SOJ Award 2026 adalah cermin kerja keras dan kreativitas lintas sektor. “Penghargaan ini bukan hanya pengakuan, tetapi energi untuk mendorong inovasi, kolaborasi, dan daya saing Banyuwangi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya integrasi antara pemerintah, masyarakat, media, dan unsur TNI-Polri untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Kapten Inf Arif Budi Cahyono, Pasipers Kodim 0825/Banyuwangi, menyatakan penghargaan ini menjadi pendorong semangat berprestasi di berbagai sektor. “TNI hadir untuk mendukung stabilitas, menjaga keamanan, serta membangun kebersamaan demi terciptanya iklim pembangunan yang kondusif,” kata Kapten Arif.
SOJ Award 2026 juga menegaskan peran strategis Media sebagai mediator aspirasi publik dan pengungkit inovasi daerah. Malam penganugerahan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkolaborasi, memperkuat identitas Banyuwangi sebagai daerah berprestasi, dan menghadirkan masa depan yang cerah, produktif, dan berdaya saing tinggi.
(Redaksi)
















