BANYUWANGI – Komitmen TNI dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga kembali ditegaskan oleh Kasdim 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, saat menghadiri Opening Ceremony Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Antar Pelajar Banyuwangi Tahun 2025 di GOR Tawang Alun, Lingkungan Cuking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Jumat (26/12/2025) malam.
Kejuaraan yang dipimpin Ketua Panitia Suwito tersebut diikuti sekitar 500 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Banyuwangi dan secara resmi dibuka oleh Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani. Ajang ini menjadi salah satu agenda strategis pembinaan olahraga pelajar sekaligus pelestarian seni budaya bangsa.
Pembukaan kejuaraan berlangsung khidmat mulai pukul 19.45 WIB, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Tari Jejer Gandrung, pembacaan doa, serta penampilan seni pencak silat dan Tari Topeng Madura. Nuansa kebangsaan dan kearifan lokal terasa kuat, mencerminkan sinergi olahraga, budaya, dan karakter bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Banyuwangi, anggota DPRD, perwakilan TNI–Polri, SKPD, serta para pemangku kepentingan olahraga. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan solidnya kolaborasi dalam membangun prestasi olahraga pelajar di Bumi Blambangan.
Dalam keterangannya, Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa Kejurkab Pencak Silat tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi, namun juga wahana strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Melalui pencak silat, para pelajar tidak hanya dilatih kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga nilai-nilai disiplin, sportivitas, tanggung jawab, serta rasa hormat. Inilah fondasi karakter yang sejalan dengan pembinaan generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Suwito menekankan bahwa kejuaraan ini diharapkan mampu menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan untuk berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Di tempat yang sama, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang dalam setiap pertandingan. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI melalui peran aktif Kodim 0825/Banyuwangi, akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang membangun karakter dan prestasi generasi muda.
“Kami ingin Banyuwangi tidak hanya dikenal dengan prestasi, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berkarakter kuat yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa Indonesia,” ujar Ipuk.
Kejurkab Pencak Silat Antar Pelajar Banyuwangi 2025 menjadi bukti nyata bahwa sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat mampu menghadirkan ruang pembinaan yang sehat, berkarakter, dan berkelanjutan bagi generasi muda.
(Red)
















