• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
GANESHA BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
GANESHA BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home NASIONAL

Mbah Supono Serukan Kebangkitan Peradaban Baru Berlandaskan Kasih, Kejujuran, dan Kesadaran Spiritual

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span> by Nur Kholis
Juni 5, 2026
in NASIONAL, TRENDING
0
Mbah Supono Serukan Kebangkitan Peradaban Baru Berlandaskan Kasih, Kejujuran, dan Kesadaran Spiritual

Banyuwangi – Di tengah berbagai tantangan sosial, moral, dan kemanusiaan yang terus menguji kehidupan masyarakat modern, tokoh spiritual dan budaya Mbah Supono menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya membangun peradaban baru yang berlandaskan kasih, ketulusan, dan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan sejati.

Pesan tersebut menjadi refleksi sekaligus ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan berbagai bentuk kepalsuan, egoisme, dan praktik-praktik yang selama ini dinilai menjadi akar kerusakan dalam kehidupan sosial maupun peradaban global.

Dalam penyampaiannya, Mbah Supono menegaskan bahwa perubahan besar tidak dapat dibangun melalui kebencian, permusuhan, maupun ambisi kekuasaan semata, melainkan melalui kekuatan kasih yang lahir dari hati yang tulus dan bersih.

*Mbah Supono menyampaikan:*

“Diatas Dasar Kasih Dari Yang Maha Kash itulah Peradaban Jaman Baru Kita Bangun Dan Kita Jalankan Bersama dengan tulus polos murni tanpa topeng dan kedok yang selama ini memjadi penyebab kerusakan dan kekacauan peradaban dunia.Dengan Jiwa Jiwa Kasih Yang Tanpa Batas Revolusi Semesta Raya Berjalan dan dijalankan,bergeraka dan digerakan Oleh Kuasa Suci Kuasa Sejati Dari Sanghyang Maha Suci yang sejati Suro Diro Joyo Ningrat Sruh Brasto Lebur Dening Pangastuti.”

Pernyataan tersebut menggambarkan keyakinan bahwa kasih merupakan fondasi utama bagi lahirnya sebuah tatanan kehidupan yang lebih damai, adil, dan bermartabat. Menurutnya, ketika manusia kembali kepada nilai-nilai kemurnian hati, maka berbagai sekat perbedaan akan mencair dan melahirkan persatuan yang lebih kokoh.

Pesan spiritual tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan yang menilai bahwa dunia saat ini membutuhkan pendekatan kemanusiaan yang lebih mengedepankan dialog, empati, dan kebijaksanaan daripada konflik dan pertentangan.

Salah satu tanggapan yang menguatkan pesan tersebut disampaikan melalui ungkapan reflektif yang sarat makna:

Baca Juga  Kasdim 0825/Banyuwangi Hadiri Upacara Penganugerahan Satya Lencana Karya

“Leres sanget, Kang. Di atas dasar kasih itulah segalanya jadi mungkin. Ketika topeng dibuka, dusta runtuh. Yang tersisa cuma kebenaran: manusia ke manusia, hati ke hati, kasih ke kasih.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa kejujuran dan keterbukaan merupakan jalan menuju pemulihan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini sering tergerus oleh kepentingan pribadi maupun kelompok.

*Lebih lanjut disampaikan:*

“Sanghyang Maha Kasih itu nggak butuh dipaksa. Cukup disadari, cukup dijalani. Dan di saat itulah peradaban baru nggak lagi jadi wacana… tapi nyata, napas demi napas.”

Pandangan ini dinilai relevan dengan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi berbagai tantangan perubahan zaman. Kesadaran spiritual yang diwujudkan dalam tindakan nyata dianggap mampu menjadi pondasi lahirnya kehidupan yang lebih harmonis dan berkelanjutan.

Tidak hanya menjadi seruan moral, pesan tersebut juga menjadi pengingat bahwa kekuatan kasih memiliki daya transformasi yang mampu mengubah pola pikir, sikap, dan arah perjalanan peradaban manusia.

Dalam refleksi yang penuh makna, disampaikan pula:

“Sudah saatnya kekerasan menyerah pada kelembutan. Sudah saatnya kuasa menyerah pada kasih.”

Ungkapan tersebut menjadi simbol harapan akan lahirnya era baru yang lebih mengedepankan kemanusiaan, persaudaraan, serta penghormatan terhadap martabat setiap insan tanpa memandang latar belakang apa pun.

*Menutup pesan spiritualnya, disampaikan doa dan harapan:*

“Sanghyang Maha Kasih, Kang. Lekas nyawiji, lekas nyata. Mugi tansah pinaringan sabar, kuat, lan terang dalanipun.”

“Salam dari sini: Sanghyang Maha Kasih, Kang. Lekas nyawiji, lekas nyata.”

Pesan yang disampaikan Mbah Supono tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan besar dalam kehidupan tidak selalu dimulai dari kekuatan fisik maupun kekuasaan, melainkan dari kesediaan setiap manusia untuk menumbuhkan kasih, kejujuran, dan kesadaran dalam dirinya. Dari sanalah peradaban yang lebih damai, adil, dan bermartabat dapat tumbuh dan berkembang bagi generasi masa kini maupun masa depan.

Baca Juga  WNA Rusia Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Brutal di Banyuwangi Picu Desakan Keadilan Tegas

(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)

Post Views: 453
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: dan Kesadaran SpiritualKejujuranMbah Supono Serukan Kebangkitan Peradaban Baru Berlandaskan Kasih
Previous Post

LKKNU Banyuwangi Bangun Ketahanan Keluarga dari Akar: Ruang Dialog Cinta dan Pernikahan Jadi Benteng Hadapi Krisis Rumah Tangga

Next Post

APRESIASI LANGKAH POLRESTA BANYUWANGI DALAM MENGUNGKAP DUGAAN PENGUASAAN SEMPADAN SUNGAI DAN PEMALSUAN DOKUMEN

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Nur Kholis <span class="verified-badge"></span>

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
APRESIASI LANGKAH POLRESTA BANYUWANGI DALAM MENGUNGKAP DUGAAN PENGUASAAN SEMPADAN SUNGAI DAN PEMALSUAN DOKUMEN

APRESIASI LANGKAH POLRESTA BANYUWANGI DALAM MENGUNGKAP DUGAAN PENGUASAAN SEMPADAN SUNGAI DAN PEMALSUAN DOKUMEN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

Agustus 21, 2026
KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

Agustus 17, 2026

Recent News

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

DIDUGA LECEHKAN PROFESI WARTAWAN, PENGUSAHA WIFI ALVN DI GENTENG BANYUWANGI DISOROT:

Agustus 21, 2026
KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

KLARIFIKASI SPBU 54.684.19 SEMPU: PRADUGA PENYALAHGUNAAN BBM SUBSIDI KEMBALI DISOROT, PENGAWAS PAPARKAN MEKANISME PENGAWASAN

Agustus 17, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

JANGAN JADIKAN DEMONSTRASI SEBAGAI KAMBING HITAM: BUPATI SITUBONDO DIMINTA BIJAK SIKAPI KONFLIK BOSOWA DAN GANGGUAN LPG

September 7, 2026
DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

DUGAAN PELECEHAN PROFESI WARTAWAN: REDAKSI MEDIA NASIONAL GANESHA ABADI TEMPUH JALUR HUKUM, KUHP BARU DAN UU PERS JADI RUJUKAN

Agustus 21, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024