BANYUWANGI — Komitmen TNI AD dalam membentuk prajurit yang tangguh, sigap, dan berkarakter terus diwujudkan secara nyata. Kodim 0825/Banyuwangi kembali menunjukkan keseriusannya melalui pelaksanaan Latihan Pencak Silat Militer yang digelar di Lapangan Hitam Makodim 0825/Banyuwangi, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari program pembinaan fisik dan mental prajurit guna menunjang kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas pokok TNI AD di wilayah teritorial. Seluruh prajurit Kodim 0825/Banyuwangi mengikuti latihan dengan penuh semangat, disiplin tinggi, serta menjunjung profesionalisme keprajuritan.
Latihan Pencak Silat Militer tidak hanya difokuskan pada penguasaan teknik bela diri, namun juga diarahkan untuk meningkatkan refleks, ketahanan fisik, kecepatan reaksi, serta naluri tempur prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika dan kemungkinan ancaman di lapangan. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara tertib dengan memperhatikan faktor keamanan dan standar teknik militer yang berlaku.
Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pencak silat militer memiliki makna strategis dalam pembentukan karakter prajurit TNI.
“Pencak Silat Militer bukan sekadar olahraga atau keterampilan bela diri, melainkan bagian dari jati diri prajurit TNI. Penguasaan pencak silat menjadi modal penting dalam membentuk prajurit yang tangguh, sigap, percaya diri, dan bermental baja, sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya bela diri asli bangsa Indonesia dalam bingkai keprajuritan modern,” tegas Dandim.
Ia juga menekankan bahwa kesiapan fisik dan mental prajurit merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan tugas pembinaan teritorial, pengamanan wilayah, serta peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0825/Banyuwangi berharap seluruh prajurit semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap tantangan tugas ke depan. Dokumentasi latihan Pencak Silat Militer tersebut menjadi bukti konkret komitmen satuan dalam mencetak prajurit yang kuat secara fisik, matang secara mental, berkarakter Sapta Marga, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejuangan dan nasionalisme.
(Red)
















