BANYUWANGI – Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri peringatan Hari Lahir Pondok Pesantren Mansya’ul Huda ke-56 yang dirangkai dengan kegiatan Istighotsah Jamaah Dzikir Nurul Wathon bersama TNI, Polri, dan masyarakat. Acara tersebut berlangsung di halaman Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah itu menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memanjatkan doa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Kav Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti istighotsah memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan antara ulama, aparat keamanan, serta masyarakat.
“Sinergitas yang terjalin dengan baik merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan. Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan mental dan spiritual masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan harus terus dilakukan guna menciptakan kehidupan yang aman, damai, serta harmonis di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, KH. Thoha Muntaha, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pondok Pesantren dan istighotsah bersama merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bangsa Indonesia.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat keimanan, dan memelihara persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyuwangi.
(Redaksi Media Nasional Ganesha Abadi)
















