• REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Ganesha BWI
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
No Result
View All Result
Ganesha BWI
No Result
View All Result
  • HOME
  • TRENDING
  • DAERAH
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLRI
  • TNI
  • PARLEMEN
  • PARIWISATA
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • WAWASAN NUSANTARA
Home DAERAH

Kebocoran Gula Nasional Diduga Capai Triliunan Rupiah: Evaluasi Total Efisiensi Pabrik Gula Tak Bisa Ditunda

Nur Kholis by Nur Kholis
Februari 27, 2026
in DAERAH, TRENDING
0
Kebocoran Gula Nasional Diduga Capai Triliunan Rupiah: Evaluasi Total Efisiensi Pabrik Gula Tak Bisa Ditunda

BANYUWANGI – Polemik harga gula kembali mengemuka di tengah musim giling 2026. Namun di balik perdebatan fluktuasi harga dan kebijakan pasar, muncul sorotan serius terhadap persoalan yang dinilai jauh lebih mendasar: kebocoran efisiensi dalam proses produksi gula nasional yang diduga bernilai triliunan rupiah setiap tahun.

Sejumlah kalangan petani dan pemerhati industri gula menilai, selama ini fokus diskusi publik terlalu berat pada isu harga, sementara problem teknis di lini produksi belum menjadi perhatian utama secara terbuka dan terukur.

“Isu harga memang penting, tetapi kebocoran proses produksi adalah persoalan fundamental yang harus dibenahi lebih dulu,” ujar Rifki Al Amudi dari DPC APTRI Banyuwangi dalam keterangan tertulisnya.


Potensi Kehilangan Produksi Gula Dinilai Signifikan

Secara teknis, dalam setiap proses pengolahan tebu menjadi gula kristal putih, terdapat residu berupa tetes (molasses) yang masih mengandung komponen gula dalam jumlah tertentu. Dalam praktik industri modern, kadar kehilangan tersebut ditekan seminimal mungkin melalui optimalisasi kristalisasi dan kontrol proses yang presisi.

Namun sejumlah data teknis menunjukkan bahwa volume tetes nasional masih relatif tinggi dibanding standar efisiensi pabrik gula modern.

Jika diasumsikan produksi tebu nasional berkisar 35 juta ton per tahun dengan rasio tetes sekitar 4–5 persen, maka potensi kehilangan gula yang tidak terkristalkan dapat mencapai ratusan ribu ton per tahun.

Dengan harga gula konsumsi domestik berada di kisaran Rp14.000–Rp15.000 per kilogram, nilai ekonominya diperkirakan mendekati Rp2 triliun setiap musim giling.

Angka ini dinilai cukup signifikan dalam konteks target swasembada gula dan penguatan daya saing industri nasional.


Modernisasi Teknologi Jadi Kata Kunci

Dibandingkan negara produsen utama seperti Brasil dan Thailand, tingkat efisiensi ekstraksi dan kristalisasi di sejumlah pabrik gula Indonesia dinilai masih tertinggal.

Baca Juga  Menko AHY Dorong Optimalisasi Bandara Banyuwangi untuk Majukan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Di kedua negara tersebut, modernisasi mesin, sistem otomasi, serta pengawasan kualitas berbasis data menjadi pilar utama peningkatan produktivitas.

Sementara di dalam negeri, sebagian pabrik gula masih beroperasi dengan peralatan berusia puluhan tahun, menghadapi tantangan downtime tinggi, serta keterbatasan investasi peremajaan.

Pengamat industri menilai, tanpa pembaruan teknologi dan tata kelola berbasis efisiensi, ketergantungan pada kebijakan proteksi harga tidak akan menyelesaikan akar persoalan daya saing.


Petani Tebu Soroti Keadilan Rantai Produksi

Isu efisiensi tidak hanya berdampak pada korporasi, tetapi juga pada petani tebu sebagai mitra utama industri.

Petani selama ini didorong meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas tebu. Namun jika proses pengolahan di pabrik belum optimal, maka nilai tambah yang dihasilkan tidak maksimal.

Kondisi tersebut dinilai perlu evaluasi menyeluruh agar tidak menimbulkan ketimpangan dalam pembagian manfaat rantai produksi gula nasional.

“Perbaikan efisiensi bukan hanya soal keuntungan industri, tetapi soal keadilan sistem,” tegas Rifki.


Momentum Reformasi Industri Gula

Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir menggulirkan agenda transformasi sektor gula nasional, termasuk peningkatan kapasitas produksi dan perbaikan tata niaga.

Namun reformasi struktural dinilai harus dibarengi dengan audit teknis menyeluruh terhadap performa pabrik, transparansi data rendemen, serta target efisiensi yang terukur.

Tanpa indikator kinerja berbasis efisiensi proses, target peningkatan produksi berisiko hanya menjadi angka di atas kertas.


Seruan Evaluasi Terbuka dan Akuntabel

Kalangan pemerhati industri mendesak agar dilakukan:

  • Audit independen tingkat kehilangan gula di pabrik
  • Standarisasi nasional batas maksimal losses produksi
  • Percepatan modernisasi mesin dan sistem kontrol
  • Transparansi data rendemen dan output riil

Langkah tersebut dinilai lebih konstruktif dibanding sekadar memperdebatkan fluktuasi harga setiap musim giling.

Industri gula adalah sektor strategis yang menyangkut hajat hidup petani, stabilitas pangan, dan ketahanan ekonomi nasional.

Baca Juga  31 Ahli Forensik Dikerahkan Tim DVI Polda Jatim Identifikasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya di Banyuwangi

Jika potensi kebocoran produksi benar terjadi dalam skala besar, maka pembenahan efisiensi harus menjadi prioritas utama.

Perdebatan harga boleh terus berlangsung. Namun tanpa perbaikan mendasar pada proses produksi, daya saing industri gula nasional akan sulit meningkat secara berkelanjutan.

Media Nasional Ganesha Abadi akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penguatan sektor industri berbasis data dan fakta.

(Red)

Post Views: 371
Konsultasikan sekarang‼️
Tags: Kebocoran Gula Nasional Diduga Capai Triliunan Rupiah: Evaluasi Total Efisiensi Pabrik Gula Tak Bisa Ditunda
Previous Post

Rp 2 Triliun Mengalir ke Tetes: Industri Gula Nasional Diminta Berhenti Berlindung di Balik Alasan Harga

Next Post

KDMP dan Dugaan Tambang di Tanah Kas Desa Dasri: Uji Kepatuhan Hukum, Tata Kelola Aset, dan Ancaman Sanksi Pidana

Nur Kholis

Nur Kholis

Berani Tajam Sesuai Data Mengungkap Fakta Sesuai Kejadian dilapangan

Next Post
KDMP dan Dugaan Tambang di Tanah Kas Desa Dasri: Uji Kepatuhan Hukum, Tata Kelola Aset, dan Ancaman Sanksi Pidana

KDMP dan Dugaan Tambang di Tanah Kas Desa Dasri: Uji Kepatuhan Hukum, Tata Kelola Aset, dan Ancaman Sanksi Pidana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

IPHI Jawa Timur Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan Ketiga

Agustus 24, 2025
Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Siswa SMK Negeri 1 Glagah Hilang Saat PKL di Kapal Penangkap Ikan, Publik Desak Transparansi, Kepastian Hukum dan Keadilan

Februari 14, 2026
Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Ketua Komunitas Sadar Hukum Banyuwangi Mengecam Pelayanan SMA Negeri 1 Muncar dan Akan Jadikan Percontohan Laporan Dugaan Pungli Pendidikan Banyuwangi

Juli 17, 2025
SMP Darussyfa'ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

SMP Darussyfa’ah dan MA Raudhatut Tholabah Genteng Tahan Ijazah Siswa

Desember 20, 2024
Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

Banyuwangi Larang Study Tour, Sekolah Diminta Rayakan Kelulusan secara Edukatif dan Bermakna

1
Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Polsek Tegaldlimo Peringati Maulid Nabi dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

1
Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

Dandim 0825/Banyuwangi Berikan Penghargaan Prajurit Berprestasi

0
Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Kodim 0825 Banyuwangi Rayakan HUT Korpri ke-53 dengan Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

0
Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Mei 3, 2026
Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Mei 2, 2026
Menjamurnya Jaringan WiFi Tanpa Tiang di Banyuwangi: Dugaan Pelanggaran Aturan dan Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Menjamurnya Jaringan WiFi Tanpa Tiang di Banyuwangi: Dugaan Pelanggaran Aturan dan Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Mei 2, 2026
Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi Kian Masif: Dugaan Pembiaran, Negara Berpotensi Rugi dan Hukum Dipertanyakan

Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi Kian Masif: Dugaan Pembiaran, Negara Berpotensi Rugi dan Hukum Dipertanyakan

Mei 2, 2026

Recent News

Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Mei 3, 2026
Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Mei 2, 2026
Menjamurnya Jaringan WiFi Tanpa Tiang di Banyuwangi: Dugaan Pelanggaran Aturan dan Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Menjamurnya Jaringan WiFi Tanpa Tiang di Banyuwangi: Dugaan Pelanggaran Aturan dan Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Mei 2, 2026
Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi Kian Masif: Dugaan Pembiaran, Negara Berpotensi Rugi dan Hukum Dipertanyakan

Peredaran Rokok Ilegal di Banyuwangi Kian Masif: Dugaan Pembiaran, Negara Berpotensi Rugi dan Hukum Dipertanyakan

Mei 2, 2026

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • NEWS
  • PARIWISATA
  • PARLEMEN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLRI
  • SENI BUDAYA
  • SOSIAL
  • TNI
  • TRENDING
  • WAWASAN NUSANTARA

Recent News

Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Bupati Ipuk Fiestiandani Resmi Launching Pembebasan Retribusi Pasar: Strategi Nyata Dongkrak Ekonomi Rakyat Banyuwangi

Mei 3, 2026
Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Jalan Rusak di Banyuwangi Kian Parah, Pimpinan Redaksi Ganesha Abadi Kecam Lambannya Respons Pemerintah Daerah

Mei 2, 2026
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024

No Result
View All Result

Hak Cipta ganeshabwi.com © 2024