BANYUWANGI – Komitmen nyata TNI dalam mendukung program strategis nasional kembali ditegaskan melalui kehadiran Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0825/Banyuwangi, Mayor Kav Suprapto, yang mewakili Dandim 0825 dalam peluncuran Gerakan Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Agenda tersebut dipusatkan di kawasan wisata unggulan Grand Watu Dodol, Rabu (18/02/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjadi tonggak penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sebagai bagian dari akselerasi kebijakan nasional Presiden Republik Indonesia.
Mayor Kav Suprapto menegaskan bahwa keterlibatan jajaran Kodim 0825 bukanlah sekadar kehadiran simbolik atau seremonial. Lebih dari itu, partisipasi aktif TNI merupakan implementasi konkret fungsi pembinaan teritorial guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah melalui pendekatan kolaboratif berbasis masyarakat.
“Kami tidak hanya hadir, tetapi bergerak. Gerakan Banyuwangi ASRI adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun ketahanan wilayah dari aspek lingkungan, sosial, hingga keamanan,” tegas Mayor Kav Suprapto.
Integrasi Smart Kampung dan Respons Cepat Keamanan
Dalam kerangka strategis, dukungan TNI diintegrasikan dengan sistem Smart Kampung yang menjadi kebanggaan Banyuwangi. Sistem ini memungkinkan respons cepat terhadap persoalan lingkungan dan keamanan, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kodim 0825 memposisikan diri sebagai penggerak stabilitas sosial yang memastikan gerakan ini tidak berhenti pada tataran slogan, melainkan menjadi budaya kolektif yang terinternalisasi di tengah masyarakat.
Aksi Nyata: Pembersihan Pantai dan Edukasi Generasi Muda
Sebagai bentuk implementasi langsung, Kasdim bersama unsur Forkopimda dan elemen lintas sektoral memimpin personel TNI dalam aksi pembersihan sepanjang garis pantai Grand Watu Dodol. Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan edukasi terbuka bagi masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Mayor Kav Suprapto juga menggarisbawahi pentingnya semangat “Tandang Bareng”—bergerak bersama—antara aparat, pemerintah, dan warga. Instruksi sederhana berupa 15 menit kebersihan setiap hari dinilai mampu membentuk perubahan perilaku kolektif secara konsisten dan berkelanjutan.
Fondasi Pertahanan Wilayah Berbasis Lingkungan
Gerakan Banyuwangi ASRI tidak hanya berorientasi pada estetika destinasi wisata. Lebih jauh, program ini membangun fondasi pertahanan wilayah berbasis lingkungan yang sehat dan tertata. Lingkungan yang bersih dan aman merupakan elemen penting dalam menjaga ketahanan sosial serta stabilitas daerah.
Dengan keterlibatan aktif Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0825/Banyuwangi, gerakan ini diharapkan menjadi model kolaborasi nasional yang mampu mereplikasi semangat gotong royong dalam menjaga bumi, memperkuat karakter masyarakat, serta menciptakan Banyuwangi yang berdaya saing dan berkelanjutan.
(Red – Media Nasional Ganesha Abadi)
















